Jumat,17 April 2026
Pukul: 23:02 WIB

DPC Partai Demokrat Kota Sukabumi Gelar Nobar Pidato AHY

DPC Partai Demokrat Kota Sukabumi Gelar Nobar Pidato AHY

Jumat, 14 Juli 2023
/ Pukul: 20:25 WIB
Jumat, 14 Juli 2023
Pukul 20:25 WIB
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

SUKABUMISATU.COMDPC Partai Demokrat Kota Sukabumi menggelar nonton bareng pidato Ketua Umum Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Jumat malam (14/7/2023). Nobar diselenggarakan di Rumah Aspirasi Anggora DPR RI, Mohammad Muraz di Jalan Sriwidari, Kota Sukabumi.

Sejumlah kader, simpatisan, pengurus, bacaleg, dan anggota dewan dari Partai Demokrat hadir dalam kegiatan ini. Mereka menyaksikan pidato AHY yang disiarkan stasiun tv swasta, melalui layar lebar.

“Apa yang disampaikan Pak AHY, terkait perubahan dan perbaikan yang diusung Partai Demokrat agar lebih dipahami setiap kader. Supaya kedepannya Partai Demokrat bersama para kadernya bisa berkontribusi lebih baik lagi,” ujar Muraz yang juga Ketua DPC Partai Demokrat Kota Sukabumi ini.

Baca Juga  Daftarkan 50 Bacaleg, Partai Demokrat Kabupaten Sukabumi Optimis Targetkan 10 Kursi DPRD

Ia memaparkan, setidaknya ada lima poin yang disampaikan AHY dalam pidatonya. Yakni terkait perekonomian dan pelayanan kepada rakyat, lingkungan, penegakan hukum, demokrasi dan etika bernegara.

“Supaya masyarakat ke depannya bisa lebih sejahtera. Mungkin sekarang sudah sejahtera, tapi relatif. Rakyat masih merasakan sekarang sembako mahal, tarif listrik naik, bbm naik dan sebagainya,” ujar Muraz kepada sukabumisatu.com.

Kemudian terkait masalah pemanasan global, AHY mengingatkan bahwa Indonesia adalah bagian dari dunia. Arah kebijakan pemerintah harus berpihak pada kelestarian lingkungan.

“Pak AHY juga menyampaikan bahwa baiknya agar Kementerian LHK itu dipecah lagi. Kementerian Kehutanan dipisah dengan Lingkungan,” kata dia.

Baca Juga  Anggota MPR RI Mohamad Muraz Gelar Sosialisasi Empat Pilar

“Kemudian soal penegakan hukum yang hari ini banyak di soroti. Jangan sampai terus terkesan tembang pilih, harus ditegakan seadil-adilnya,” tambahnya.

Muraz menyampaikan, AHY juga mengingatkan bahwa presiden bukan punya salah satu partai melainkan milik seluruh rakyat. Negara harus bisa menjamin kebebasan terhadapnrakyat dalam mengusung calon-calon terbaik.

“Sekarang kan imagenya di masyarakat, seolah-olah ada oknum yang menginginkan capres itu cukup dua,” tukasnya.

Redaktur: Mulvi Mohammad Noor

Related Posts

Add New Playlist