Minggu,17 Mei 2026
Pukul: 15:44 WIB

Pendaki Asal Sukabumi Meninggal di Gunung Rinjani, Terungkap Riwayat Penyakit hingga Wasiat Terakhir Korban

Pendaki Asal Sukabumi Meninggal di Gunung Rinjani, Terungkap Riwayat Penyakit hingga Wasiat Terakhir Korban

Minggu, 17 Mei 2026
/ Pukul: 14:44 WIB
Minggu, 17 Mei 2026
Pukul 14:44 WIB
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

SUKABUMISATU.COM, SUKABUMI – Fakta baru terungkap di balik meninggalnya Endang Subarna (48), pendaki asal Kabupaten Sukabumi yang mengembuskan napas terakhir saat melakukan pendakian di Gunung Rinjani, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Korban diketahui merupakan warga Kampung Cagar Alam RT 01/RW 03, Desa Sekarwangi, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi.
Ketua RW 03 Desa Sekarwangi, Rahmat Nugraha, mengungkapkan kronologi kejadian berdasarkan informasi resmi yang diterimanya dari pihak keluarga dan rombongan pendaki.

Menurut Rahmat, peristiwa nahas itu terjadi saat korban tengah menempuh jalur pendakian via Sembalun, tepatnya di kawasan Bukit Penyesalan, pada Kamis (14/5/2026).

Baca Juga  Antar Orang tak Dikenal ke Sukabumi, Pemuda Cianjur Kehilangan Sepeda Motor Diduga Jadi Korban Hipnotis

Saat berada di jalur menanjak antara Pos 2 menuju Pos 3, Endang tiba-tiba terjatuh dan tidak sadarkan diri.

“Adapun memang pada dasarnya mempunyai riwayat sesak napas. Mungkin karena memaksakan diri untuk mendaki, akhirnya terjadilah musibah hilangnya nyawa,” ujar Rahmat kepada wartawan.

Selain memiliki riwayat gangguan pernapasan, korban diduga mengalami serangan jantung akibat kondisi fisik yang dipaksakan di jalur pendakian yang cukup terjal.

Setelah dievakuasi oleh tim SAR dari kawasan Gunung Rinjani, jenazah Endang langsung diterbangkan menuju Jawa Barat pada Jumat (15/5/2026).

Baca Juga  Dor! Dua Residivis Curanmor Ditembak Polisi di Nagrak Sukabumi

Pesawat yang membawa jenazah dilaporkan mendarat sekitar pukul 12.30 WIB. Selanjutnya pihak keluarga membawa jenazah menggunakan ambulans sekitar pukul 13.15 WIB.

Rahmat juga meluruskan alasan mengapa jenazah almarhum tidak dibawa ke rumah duka di wilayah RW 03 Desa Sekarwangi, melainkan langsung menuju Cisarua, Cibodas, Kecamatan Nagrak.

Menurutnya, hal tersebut merupakan wasiat terakhir almarhum kepada sang istri sebelum berangkat mendaki Gunung Rinjani.

“Kalau misalkan pendek usia, beliau ingin dimakamkan di dekat makam ibu bapaknya yang berada di TPU Cisarua, Cibodas, Nagrak,” tutur Rahmat menirukan pesan keluarga.

Baca Juga  Bejat! Seorang Ayah Tega Setubuhi Anak Kandung hingga Hamil di Nagrak Sukabumi

Rombongan ambulans pembawa jenazah tiba di Cisarua, Cibodas sekitar pukul 15.30 WIB.
Namun proses pemakaman sempat tertunda lantaran hujan deras mengguyur kawasan tersebut.

Setelah hujan mulai reda dan kondisi dinyatakan aman, sekitar pukul 16.30 WIB, Endang Subarna akhirnya dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Cisarua, Cibodas, Kecamatan Nagrak.

Kini, jasad pendaki asal Sukabumi itu telah beristirahat tenang di samping makam kedua orang tuanya, sesuai dengan permintaan terakhir yang sempat disampaikannya kepada keluarga.

Related Posts

Add New Playlist