SUKABUMISATU.com, KABANDUNGAN – Kebakaran misterius menghanguskan ruang kelas VII-A di SMPN 1 Kabandungan, Kabupaten Sukabumi, Jumat malam (15/05/2026). Peristiwa yang terjadi saat kondisi sekolah dalam keadaan kosong itu memunculkan tanda tanya besar terkait sumber api yang tiba-tiba muncul dari dalam ruangan kelas.
Insiden kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 19.30 WIB di lingkungan SMPN 1 Kabandungan yang berlokasi di Kampung Cipanas RT 18/07, Desa Kabandungan, Kecamatan Kabandungan.
Berdasarkan laporan Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) BPBD Kabupaten Sukabumi, api pertama kali diketahui sudah membesar dan melahap bagian dalam ruang kelas VII-A. Warga sekitar yang melihat kobaran api langsung berupaya melakukan pertolongan sambil melaporkan kejadian tersebut kepada petugas.
Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih belum diketahui. Tidak adanya aktivitas belajar mengajar pada malam hari membuat muncul berbagai dugaan terkait asal mula api yang tiba-tiba membakar ruangan sekolah tersebut.
Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Kabandungan, Nur Hidayat, mengatakan pihaknya masih melakukan pendataan dan menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut terkait pemicu kebakaran.
“Benar, telah terjadi kebakaran yang menimpa ruangan kelas VII-A SMPN 1 Kabandungan. Untuk penyebab kejadiannya sendiri masih belum diketahui dan masih dalam penyelidikan,” ujar Nur Hidayat dalam laporan resminya.
Beruntung tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam kejadian ini. Namun, kobaran api menyebabkan sejumlah fasilitas belajar dan bagian bangunan kelas mengalami kerusakan cukup parah. Kerugian materi ditaksir mencapai sekitar Rp10 juta.
Petugas gabungan bersama relawan langsung melakukan assessment ke lokasi guna memastikan api tidak merembet ke ruang kelas lain di area sekolah. Kondisi kebakaran akhirnya berhasil dikendalikan beberapa saat kemudian.
Di sisi lain, pihak sekolah kini dihadapkan pada kebutuhan mendesak untuk perbaikan ruang belajar agar aktivitas siswa tidak terganggu terlalu lama. Material bangunan seperti kayu dan bahan konstruksi lainnya dibutuhkan untuk mempercepat proses pemulihan pasca kebakaran.
Peristiwa ini pun menyisakan perhatian publik. Sebab, kebakaran terjadi secara tiba-tiba saat lingkungan sekolah tengah sepi aktivitas. Aparat dan pihak terkait diharapkan dapat segera mengungkap penyebab pasti insiden tersebut agar tidak menimbulkan spekulasi di tengah masyarakat.
Reporter: Suhendi Soex
Editor: Demi Pratama Adiputra









