Minggu,19 April 2026
Pukul: 23:55 WIB

Waduh! Pasokan Berkurang, Harga Beras di Sukabumi Meroket

Waduh! Pasokan Berkurang, Harga Beras di Sukabumi Meroket

Kamis, 31 Agustus 2023
/ Pukul: 08:16 WIB
Kamis, 31 Agustus 2023
Pukul 08:16 WIB
Harga beras di Pasar Cibadak, Kabupaten Sukabumi mengalami kenaikan.
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

SUKABUMISATU.COM – Harga beras mengalami kenaikan cukup signifikan di pasar tradisional di Kabupaten Sukabumi. Para pedagang juga menyebut adanya pengurangan pasokan karena suplier kesulitan memperoleh gabah.

Seperti yang terpantau di Pasar Cibadak, di Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi. Kenaikan harga terjadi pada semua jenis beras baik biasa, medium, maupun premium.

Untuk beras premium, terjadi kenaikan harga dari kisaran Rp 300 ribu menjadi Rp 335 ribu per karung ukuran 25 kilogram. Sementara beras medium yang semula dijual di kisaran Rp 250 ribu kini menjadi Rp 280-285 ribu per karung.

Baca Juga  Gagal Salip Truk Trailer, Pemotor Warga Sriwidari Tewas Kecelakaan di Cibadak Sukabumi

Kemudian untuk beras biasa, saat ini para pedagang menjual di kisaran harga Rp 270 ribu dari sebelumnya yang hanya Rp 240 ribu per karung.

“Tahun lalu juga ada kenaikan tapi tidak setinggi sekarang. Rasanya baru tahun ini harga beras tembus ke Rp 330 ribuan untuk yang premium,” ujar Hamdan, salah seorang pedagang beras di Pasar Cibadak, Rabu (30/08/2023).

Hamdan mengatakan, kenaikan harga terjadi sekitar sepekan terakhir. Ia juga mengaku kesulitan mendapat pasokan dari suplier.

“Gak tahu nih kapan suplier mau kirim lagi. Katanya sekarang memang harganya lagi mahal, mungkin mereka juga bingung mau kirim,” imbuh Hamdan.

Baca Juga  bank bjb Cabang Denpasar Turut Meriahkan Event BIK Bali FINEF 2023 di Tabanan

Hal senada juga disampaikan pedagang lainnya, Aep Saepul. Ia mengatakan para suplier mengaku kesulitan memperoleh gabah dari petani.

“Kalau kami tanya ke suplier sih jawabannya gitu. Katanya sih karena faktor cuaca terus kan masa panen juga habis,” kata dia.

Aep mendapatkan informasi bahwa harga masih dimungkinkan untuk naik. Kenaikan harga saat ini mulai berpengaruh pada berkurangnya penjualan.

“Biasanya sehari itu kita bisa menjual sekitar 1 ton. Kalau sekarang ini setelah naik harga, paling banyak 7 kwintal,” tuturnya.

Pedagang lainnya, Haji Surya, juga mengeluhkan hal yang sama. Ia berharap pemerintah bisa mengambil tindakan segera agar pasokan beras dan harganya kembali normal.

Baca Juga  Per Triwulan 1 Tahun 2023, Jumlah Pengguna Aplikasi bjb DIGI Tembus 1,2 Juta User

“Ya kalau harga mahal kita juga kasihan sama pembeli ya, bingung juga kan harus naikin harga. Pedagang juga kasihan,” tukasnya.

Reporter: Suhendi Soex | Redaktur: Mulvi Mohammad Noor

Related Posts

Add New Playlist