Rabu,22 Mei 2024
Pukul: 13:11 WIB

Puluhan Ibu-ibu Tertipu Investasi Bodong di Sukabumi, Bupati Marwan: Masih Banyak Masyarakat yang Mau Dibodohi

Puluhan Ibu-ibu Tertipu Investasi Bodong di Sukabumi, Bupati Marwan: Masih Banyak Masyarakat yang Mau Dibodohi

Selasa, 28 Februari 2023
/ Pukul: 16:40 WIB
Selasa, 28 Februari 2023
Pukul 16:40 WIB
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

SUKABUMISATU.comsukabumi/">Bupati Sukabumi Marwan Hamami ikut menyoroti soal puluhan ibu-ibu yang tertipu mencapai milyaran rupiah atas kasus dugaan penipuan investasi bodong yang bergerak di bidang tekstil atau jual beli baju online.

Menurut Marwan, masyarakat di Sukabumi, Jawa Barat masih banyak mudah dibodohi dengan iming-iming bunga tinggi. Padahal kata dia, masyarakat itu seharusnya bisa dulu melihat persentase keuntungan sebuah perusahaan tersebut.

“Penyakit kita. Masih banyak masyarakat yang mudah dibodohi dengan argumentasi bunga tinggi atau iming-iming. Padahal rasinolitas perusahaan itu bisa dilihat berapa persen sih keuntungan usaha itu,” kata Marwan usai mengikuti acara Muskorkab Koni di Grand Cikareo Selasa (28/2/2023).

Marwan juga menyebut, kebanyakan masyarakat yang tertipu itu sudah diiming-imingi terlebih dahulu dengan bunga tinggi atau keuntungan yang besar.

“Tiba-tiba didorong (para korban) mereka diiming-imingi keuntungan seperti itu. Nah itu yang biasanya yang kena itu, mungkin itu rezeki ga beres,” tuturnya.

Marwan juga mengimbau kepada seluruh masyarakat jangan terjebak dengan bunga tinggi atau terbujuk rayu oleh seseorang yang menawarkan investasi yang tidak jelas.

Sebelumnya, puluhan ibu-ibu mendatangi Polres Sukabumi pada minggu 26 Februari 2023 lalu, untuk melaporkan kasus dugaan penipuan investasi bodong. Mereka tertipu hingga mencapai milyaran rupiah.

Kasus itu dilaporkan ke polisi karena tidak ada itikad baik dari terduga pelaku yang masih ada keterkaitan saudara dengan para korban.

Setiba di ruangan Sat Reskrim Polres Sukabumi, yang berada di Kecamatan Palabuhanratu, Sukabumi, mereka menyerahkan beberapa bukti yakni tangkapan layar chat whatsapp, surat perjanjian investasi usaha hingga bukti-bukti transfer.

Reporter: Riza Fauzi | Redaktur: Mulvi Mohammad Noor

Related Posts

Add New Playlist