Jumat,8 Mei 2026
Pukul: 14:26 WIB

Gaspol Program RTLH, Camat Cibadak Bangun Rumah ke-22 Lewat Skema ‘Lelang Kebaikan’

Gaspol Program RTLH, Camat Cibadak Bangun Rumah ke-22 Lewat Skema ‘Lelang Kebaikan’

Jumat, 8 Mei 2026
/ Pukul: 14:26 WIB
Jumat, 8 Mei 2026
Pukul 14:26 WIB
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

SUKABUMISATU.COM, CIBADAK – Semangat gotong royong di wilayah Kecamatan Cibadak terus dipacu. Dipimpin langsung oleh Camat Cibadak, Mulyadi, program perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) kini memasuki pembangunan unit ke-22 yang berlokasi di Kampung Bojong Setra dan Kampung Sukajadi, Jumat (8/5/2026).

​Program ini menjadi bukti nyata sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan donatur dalam menuntaskan persoalan sosial di wilayah tersebut. Berdasarkan data yang dihimpun, saat ini terdapat sekitar 1.300 unit RTLH yang tersebar di berbagai desa dan kelurahan di Kecamatan Cibadak.

Respons Cepat Lewat ‘KOPI MASAL’

​Camat Cibadak, Mulyadi mengungkapkan bahwa pihaknya menerapkan sistem respons cepat untuk menangani laporan rumah warga yang kondisinya memprihatinkan.

Baca Juga  Camat Cibadak Targetkan PBB Capai 80 Persen, Kini Baru 64,33 Persen

​“Karena jumlahnya sangat banyak, kami berupaya merespon cepat. Begitu ada laporan dari desa atau kelurahan ke staf bagian sosial kecamatan, langsung kami tindaklanjuti dengan asesmen di lapangan,” ujar Mulyadi kepada sukabumisatu.com.

​Uniknya, program ini tidak mengandalkan APBD semata, melainkan melalui wadah kolaborasi bernama KOPI MASAL (Kolaborasi Peduli Masalah Sosial). Melalui grup ini, dilakukan pola ‘Lelang Kebaikan’ untuk memenuhi kebutuhan material bangunan.

​“Syarat utamanya adalah warga sekitar siap bergotong royong. Jika kesiapan itu ada, baru kami hitung kebutuhan materialnya dan diajukan ke donatur. Bantuan yang diberikan bukan uang tunai, tapi langsung berupa material,” tegasnya.

Baca Juga  Bina Wilayah Jadi Momentum Evaluasi Kinerja Kader PKK di Kecamatan Caringin

Dua Warga Kelurahan Cibadak Jadi Sasaran

​Pada aksi yang dilaksanakan Jumat pagi ini, bantuan menyasar dua warga di Kelurahan Cibadak:

Eman Sulaeman (40): Warga Kampung Bojong Setra RT 03/01 yang saat ini sedang tidak bekerja.

Hermin Widyastuti: Warga Kampung Sukajadi RT 03/10.

​Untuk pembangunan kali ini, dukungan mengalir dari berbagai pihak, mulai dari infak mingguan ASN kecamatan, jamaah pengajian, Forkopimcam, hingga bantuan dari BAZNAS Kabupaten Sukabumi dan program CSR PT Daehan Global.

​“Awalnya gerakan ini hanya dari infak kecil-kecilan, tapi alhamdulillah sekarang perusahaan-perusahaan juga sudah mulai terlibat aktif,” tambah Mulyadi.

Baca Juga  Peringati Hari Bumi, Ratusan Warga Cibadak 'Kepung' Jalan Protokol Bersihkan Sampah

Sejarah Program

​Program masif ini sebenarnya sudah dirintis sejak tahun 2025. Namun, memasuki tahun 2026, intensitas pembangunan semakin ditingkatkan seiring dengan semakin solidnya kolaborasi lintas elemen di Kecamatan Cibadak.

​Dengan skema gotong royong ini, diharapkan ribuan rumah tidak layak huni di Cibadak dapat tertangani secara bertahap tanpa harus menunggu antrean anggaran formal yang terbatas.

Reporter: Mawaldi

Editor: Demi Pratama Adiputra

Related Posts

Add New Playlist