SUKABUMISATU.com, KALIBUNDER – Warga Kampung Panyaguan, Desa Kalibunder, Kecamatan Kalibunder, Kabupaten Sukabumi, digegerkan dengan penemuan jasad seorang pemuda di dalam sebuah minimarket, Jumat (08/05/2026) pagi.
Korban yang diketahui berinisial A (24), warga Bojongsari Jampangkulon, ia merupakan seorang karyawan di toko modern tersebut. Jasad korban pertama kali ditemukan oleh rekan kerjanya sekitar pukul 05.30 WIB dalam posisi tergantung di bagian rolling door toko.
Kapolsek Kalibunder, AKP Dodi Irawan, mengonfirmasi kejadian tersebut. Menurutnya, pihak kepolisian segera meluncur ke lokasi setelah menerima laporan dari saksi mata.
”Kami menerima laporan penemuan mayat sekitar pukul 05.30 WIB. Anggota langsung menuju TKP bersama tim medis dari Puskesmas Kalibunder untuk melakukan evakuasi dan pemeriksaan luar,” ujar Dodi dalam keterangan tertulisnya.
Kronologi Kejadian
Berdasarkan keterangan saksi, IM, yang juga rekan kerja korban, korban diketahui mulai bekerja pada Kamis (07/05) siang. Keduanya sempat beristirahat di dalam toko dan masih berkomunikasi sekitar pukul 22.30 WIB sebelum saksi tertidur.
Namun, saat saksi terbangun pada pagi hari, ia mendapati korban sudah tidak bernyawa dengan kondisi leher terlilit tali rapia yang terikat ke bagian atas gerbang rolling door.
Motif Diduga Masalah Pribadi
Dari hasil pemeriksaan medis, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Luka yang ditemukan hanya berupa lecet di bagian leher akibat lilitan tali serta lebam mayat yang sesuai dengan ciri-ciri kekurangan oksigen.
Terkait motif, polisi menduga korban nekat mengakhiri hidupnya karena beban pikiran yang berat.
”Dugaan sementara, motif korban melakukan tindakan tersebut berkaitan dengan persoalan ekonomi dan tekanan mental menjelang rencana pernikahannya,” tambah Kapolsek.
Keluarga Tolak Autopsi
Pihak keluarga korban yang berasal dari Kecamatan Jampangkulon menyatakan keberatan untuk dilakukan autopsi maupun visum et repertum. Mereka telah menandatangani surat pernyataan penolakan dan menerima kejadian ini sebagai musibah.
Sejumlah barang bukti berupa gulungan tali rapia, ponsel, serta pakaian korban telah diamankan pihak kepolisian. Saat ini, jenazah telah dibawa ke rumah duka untuk segera dimakamkan oleh pihak keluarga.
Reporter: Maulana Yusuf
Editor: Demi Pratama Adiputra










