SUKABUMISATU.COM – Sebayak 350 pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kota Sukabumi telah mengikuti pendidikan dan pelatihan vokasi ekonomi digital. Kegiatan itu digelar untuk mengingkatkan kapasitas pelaku UMKM di tengah perkembangan teknologi informasi.
Hal tersebut terungkap dalam Pembukaan Diklat Vokasi ekonomi Digital Angkatan ke-VII yang diselenggarakan Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskumindag) Kota Sukabumi di Hotel Balcony, Rabu (02/08/2023).
Kegiatan itu sendiri diikuti sebanyak 50 peserta yang berasal dari pelaku UMKM di Kota Sukabumi.
Analis Kebijakan Ahli Muda Diskumindag Kota Sukabumi, Martin Wahyudi, mengatakan salah satu materi yang diberikan dalam pelatihan dan pendidikan adalah mindset digital agar para pelaku UMKM mampu mengoptimalkan perkembangan teknologi informasi.
Ia pun menjelaskan kegiatan ini telah diikuti oleh 350 orang pelaku UMKM yang memiliki berbagai produk.
“Yang dilatih sampai hari ini sudah 350 orang dari target 500 orang. Kebanyakan ya kuliner, craft juga ada tapi tidak terlalu banyak,” jelasnya.
Sementara itu, dalam sambutannya Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi, kembali menegaskan peran penting dari UMKM terutama dari sisi pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) di Indonesia. UMKM bisa meningkatkan pencapaian ketersediaan lapangan pekerjaan.
Kang Fahmi menjelaskan kegiatan ini diharapkan meningkatkan kemampuan dan kompetensi para pelaku UMKM seperti optimalisasi media sosial dalam pemasaran produk.
Ia pun menerangkan dalam mendukung kemajuan UMKM, Pemerintah Kota Sukabumi pun memfasilitasi terkait perizinan, salah satunya dalam memperoleh sertifikat halal.
“Bagaimana pelaku UMKM secara skill dan komptensinya meningkat, sehingga bisa naik kelas dan membawa kesejahteraan bagi masyarakat. Untuk perizian Alhamdulillah Sertifikasi halal juga sudah sekitar 3 ribuan yang diberikan kepada pelaku UMKM, PIRT, Laik Hygiene, inikan sejak awal kita gratiskan untuk pelaku UMKM,” tukasnya. (*)









