Rabu,11 Februari 2026
Pukul: 07:02 WIB

Dihadiri Kak Seto, Festival Budaya Digelar di Purwasedar Ciracap Sukabumi

Dihadiri Kak Seto, Festival Budaya Digelar di Purwasedar Ciracap Sukabumi

Selasa, 1 Agustus 2023
/ Pukul: 07:13 WIB
Selasa, 1 Agustus 2023
Pukul 07:13 WIB
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

SUKABUMISATU.COM – Festival Budaya Anak 2023 bakal diselenggarakan di Kampung Purwasedar, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, 1-2 Agustus 2023. Acara tersebut bakal dihadiri tokoh nasional Kak Seto.

Ketua Panitia Festival Budaya Anak 2023, Ridho, mengatakan acara ini bertujuan untuk mengapresiasi anak-anak di Ciracap yang hari ini konsen belajar budaya seni tradisi. Selain itu juga untuk lebih membina juga sanggar-sanggar yang ada di Ciracap.

“Sebetulnya acara ini idenya sudah muncul di awal tahun 2020, tapi karena terhalang covid akhirnya bisa terlaksanakan di 2023 ini,” ujar Ridho, Senin (31/7/2023).

Foto: Sukabumisatu.com
Foto: Sukabumisatu.com

Ridho mengatakan, festival budaya ini digelar dari tanggal 1 Agustus. Konten kegiatan lebih kepada perlombaan budaya melibatkan Paud, Tk, dan Sd se-Kecamatan Ciracap.

“Lomba yang diadakan di Festival Budaya ini ada banyak, masing- masing ada mewarnai Budaya, Fhsenshow Budaya tingkat TK, dan lomba Maca Sajak dan Tari Jaipong Tingkat SD, dan malam harinya dilanjutkan dengan pertunjukan kuda lumping atau cepet dari sanggar fajar muda dan sanggar binaan juga,” Kata Ridho.

Baca Juga  Parungserab Spot Pemancingan yang Rindukan Polesan

Ia menambahkan tokoh nasional pemerhati anak sekaligus Ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia yaitu Kak Seto, dan juga Ibu Bupati Kabupaten Sukabumi. Mereka akan mengisi acara talkhsow di Festival Budaya Anak tersebut.

“Saya sangat senang untuk kedatangan tokoh yang bisa untuk mengapresiasi anak-anak maupun masyarakat dengan kedatangan Kak Seto ini dan Ibu Bupati,” kata Ridho

Ridho mengatakan, kegiatan di hari Rabu 2 Agustus 2023 ini sangat spesial dengan kegiatan Talkshow yang ber-temakan tentang perlindungan anak dan dilanjutkan dengan pertunjukan anak-anak terkait budaya dari mulai pencak silat, upacara adat, dan di malam hari puncaknya akan pagelaran wayang golek.

Baca Juga  Jalan Ciracap - Mareleng Dikeluhkan Warga

“Festival Budaya ini juga berkolaborasi dengan Disbudpora Kabupaten Sukabumi, Disbudpora tersebut memiliki program Riksa Budaya Kabupaten Sukabumi dan program itu dialihkan ke acara Festival Budaya ini di daerah Ciracap karena Sekolah Alam Buron Ajar Indonesia ini dinobatkan oleh Dinas Kebudayaan sebagai pusat pertunjukan dan pusat kemajuan budaya diKabupaten Sukabumi,” kata Ridho

Ridho bilang, kegiatan ini melihat dari kamajuan kebudayaan di Kabupaten Sukabumi yang sejak lama dilakukan sangat minim sekali apresiasi. Kemajuan kebudayaan ini tidak dibarengi dengan apresiasi terhadap kebudayaan itu sendiri, sehingga kita mencari apresiasi kita sendiri.

“Kita konsen melakukan kaderisasi yang dimana kita berpikir bahwa salah satu hal yang bisa menyelamatkan budaya, terutama di sini,” ujar Ridho

Tradisi ini adalah sebagai publikasi, yang mengenalkan seni-seni tradisi kepada generasi muda maupun anak-anak yang masih usia dini. Dimana anak-anak harus berpikir bagaimna mereka harus belajar dan mencintai budaya sendiri, dengan konsep itulah yang selalu digalakan oleh Ketua Paguyuban Seni Budaya Anak Ciracap Sukabumi.

Baca Juga  Ngeri! Begini Kronologi 4 Wisatawan Jakarta Diterjang Ombak Pantai Pasirputih Sukabumi

“Semoga saja kegiatan ini positif dan mendapat apresiasi yang luar biasa, bukan hanya di provinsi tapi juga di tingkat Pemerintah Daerah, Kabupaten bahkan Provinsi. Harapannya juga bisa dijadikan sebagai event tahunan di Kabupaten Sukabumi untuk mengapresiasi anak-anak belajar konsen budaya maupun tradisi lainya.

Festival tersebut baru diadakan yang memang hampir 80% komisi dari kegiatan ini adalah anak-anak, bahkan di tingkat Provinsi tidak ada yang mengadakan festival budaya yang memang hampir seluruh seni dilibatkan.

Reporter: Uga Hoeru Rabani | Redaktur: Mulvi Mohammad Noor

Related Posts

Add New Playlist