Sabtu,25 April 2026
Pukul: 22:10 WIB

Viral, Isu Bumi Akan Kehilangan Gravitasi 12 Agustus, Simak Fakta Ilmiah dan Konspirasi ‘Project Anchor’ NASA

Viral, Isu Bumi Akan Kehilangan Gravitasi 12 Agustus, Simak Fakta Ilmiah dan Konspirasi ‘Project Anchor’ NASA

Jumat, 3 April 2026
/ Pukul: 12:11 WIB
Jumat, 3 April 2026
Pukul 12:11 WIB
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

SUKABUMISATU.COM – Media sosial kembali diramaikan dengan narasi yang mengklaim bahwa Bumi akan mengalami fenomena “Zero Gravity” atau kehilangan gaya gravitasi pada tanggal 12 Agustus mendatang. Kabar ini menyebutkan bahwa penduduk Bumi akan melayang dalam durasi tertentu karena posisi planet yang sejajar.

​Namun, benarkah demikian? Redaksi SUKABUMISATU.com merangkum fakta-fakta ilmiah untuk membedah hoaks tahunan ini.

Fakta di Balik “Zero Gravity Day”

​Setelah ditelusuri, isu ini merupakan hoaks lama yang terus diproduksi ulang setiap tahun. Klaim ini sering kali mencatut nama lembaga antariksa dunia seperti NASA untuk meyakinkan pembaca. Faktanya, NASA tidak pernah mengeluarkan peringatan atau pernyataan terkait hilangnya gravitasi Bumi.

Baca Juga  Konvoi Bermotor Sambil Acungkan Senjata Tajam, Tujuh Bocah Ini Diciduk Polres Sukabumi

​Secara ilmiah, gravitasi bukanlah sebuah sakelar yang bisa mati dan nyala. Gravitasi adalah konsekuensi alami dari keberadaan massa suatu benda.

Rumus Hukum Gravitasi
Mengapa Gravitasi Tidak Bisa Hilang?

​Secara fisik, selama Bumi masih memiliki massa, gravitasi akan tetap ada. Hal ini dijelaskan dalam Hukum Gravitasi Universal Newton dalam gambar di atas.

Dalam rumus tersebut, F adalah gaya gravitasi. Gaya ini hanya akan hilang jika massa Bumi (m_1) tiba-tiba menjadi nol atau jarak antar benda (r) menjadi tak terhingga. Secara logika sains, planet sebesar Bumi tidak mungkin kehilangan massanya secara tiba-tiba tanpa hancur terlebih dahulu.

​Dampak Ngeri Jika Gravitasi Benar-Benar Hilang

​Penting bagi masyarakat untuk memahami bahwa hilangnya gravitasi bukan sekadar membuat kita melayang-layang dengan menyenangkan. Jika gravitasi Bumi hilang meski hanya satu detik, dampaknya akan sangat mengerikan:

  1. Atmosfer Lenyap: Tanpa gravitasi yang menahannya, udara yang kita hirup akan langsung terbang ke ruang hampa gas.
  2. Lautan Melayang: Air laut akan terangkat dari dasar samudera dan menyebar ke angkasa dalam bentuk gumpalan raksasa.
  3. Efek Sentrifugal: Karena Bumi berputar pada porosnya dengan kecepatan tinggi, segala sesuatu yang tidak terikat ke inti Bumi akan terlempar ke luar angkasa seperti batu yang dilepas dari ketapel.
Baca Juga  Dilirik Partai Usai Viral Borong Dagangan Bocah Penjual Cobek Batu, Pria Asal Sukabumi ini Maju jadi Bacaleg PKB
Membongkar Mitos “Project Anchor” NASA

​”Banyak netizen mengaitkan fenomena ini dengan ‘Project Anchor’ yang diklaim sebagai misi rahasia NASA untuk mengantisipasi hilangnya gravitasi. Namun, penelusuran tim SUKABUMISATU.com menemukan bahwa Project Anchor sebenarnya adalah riset NASA untuk mengembangkan alat penambat robot di asteroid, bukan proyek untuk menyelamatkan Bumi dari hilangnya gravitasi. Ini adalah murni mis informasi yang mencampuradukkan istilah ilmiah dengan skenario fiksi ilmiah.”

​Kesimpulan

​Kabar mengenai hilangnya gravitasi pada 12 Agustus adalah 100% Hoaks. Fenomena ini secara ilmiah mustahil terjadi selama planet kita masih utuh.

Baca Juga  Disorot Media Top Amerika, Karang Kontol Geopark Ciletuh Mendunia

​Masyarakat diimbau untuk selalu melakukan verifikasi terhadap informasi yang beredar di media sosial dan tidak mudah terpancing oleh narasi yang bersifat sensasional tanpa dasar ilmiah yang jelas.

Editor: Demi Pratama Adiputra

Related Posts

Add New Playlist