Sabtu,25 April 2026
Pukul: 20:43 WIB

Gedung PAUD di Pamuruyan Cibadak Hangus Terbakar, Saksi: Api Muncul dari Bawah Lalu Membesar

Gedung PAUD di Pamuruyan Cibadak Hangus Terbakar, Saksi: Api Muncul dari Bawah Lalu Membesar

Sabtu, 25 April 2026
/ Pukul: 20:01 WIB
Sabtu, 25 April 2026
Pukul 20:01 WIB
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

SUKABUMISATU.com, Cibadak – Bangunan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Adi Sucipto dan Posyandu di Kampung Paris RW 07, Desa Pamuruyan, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, hangus terbakar pada Sabtu malam (25/04/2026).

​Insiden yang terjadi sekitar pukul 18.30 WIB ini mengejutkan warga sekitar. Material bangunan yang didominasi kayu dan dinding bilik bambu membuat api dengan cepat merambat dan meluluhlantakkan seluruh isi bangunan.

​Salah seorang saksi mata di lokasi kejadian, Eka (20), menceritakan detik-detik mencekam saat api mulai berkobar. Saat itu, ia sedang berada di dalam sebuah ruangan yang tak jauh dari titik api untuk mempersiapkan barang-barang.

Baca Juga  Posyandu Cempaka Desa Cisarua Nagrak Sukabumi, Masuk Posyandu Terbaik Jabar

​”Waktu saya di dalam lagi nyiapin barang, tiba-tiba ada orang teriak-teriak ‘Api! Api!’. Saya langsung lari keluar dan lihat api sudah besar di sini,” ujar Eka kepada sukabumisatu.com di lokasi.

​Eka menambahkan bahwa api terlihat pertama kali muncul dari bagian bawah bangunan sebelum akhirnya merembet dengan cepat ke bagian atas. Mengingat posisinya yang berada di area gudang milik atasannya, ia sempat merasa panik dan khawatir api merembet lebih luas.

​”Kaget banget, soalnya kan saya di sini di gudang bos, takut kenapa-napa. Makanya saya langsung telepon orang yang di bawah (untuk minta tolong). Alhamdulillah kalau korban jiwa nggak ada, aman,” tambahnya.

Baca Juga  Wabup Iyos Somantri Berharap Posyandu Mawar Kuning Menjadi Yang Terbaik Dan Memberikan Banyak Manfaat

​Sementara itu, Kepala Desa Pamuruyan, Ujang Sarip Hidayat, mengatakan dirinya menerima laporan sesaat setelah api mulai membesar dan langsung menghubungi petugas pemadam kebakaran.

​”Untuk material habis semua, karena bangunannya terbuat dari kayu dan dindingnya dari bilik bambu. Dokumen-dokumen PAUD dan Posyandu juga tidak ada yang tersisa, habis terbakar semua,” ujar Ujang Sarip.

​Ujang menjelaskan, bangunan seluas kurang lebih 40 meter persegi tersebut dalam keadaan kosong saat api muncul. Sebagai solusi jangka pendek, kegiatan belajar mengajar anak-anak PAUD akan dipindahkan sementara ke bangunan Madrasah di wilayah RW 07.

Baca Juga  Kepada Tim Klarifikasi, Bupati Marwan Paparkan Peran Besar Posyandu Bagi Kemajuan Kabupaten Sukabumi

​Di tempat yang sama, Komandan Pos (Danpos) Pemadam Kebakaran Posko 5 Cibadak, Iyep Yosepa, menjelaskan bahwa pihaknya mengerahkan satu unit armada pemadam ke lokasi.

​”Kami meluncurkan satu unit armada dan alhamdulillah api sudah bisa ditanggulangi. Saat ini kami masih melakukan proses investigasi lebih lanjut mengenai penyebab pasti kebakaran,” kata Iyep.

​Meski tidak ada korban jiwa, kerugian materil akibat kebakaran ini diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah, mengingat banyaknya alat peraga edukasi dan fasilitas Posyandu yang tidak sempat diselamatkan.

Reporter: Suhendi Soex

Editor: Demi Pratama Adiputra

Related Posts

Add New Playlist