Disorot Media Top Amerika, Karang Kontol Geopark Ciletuh Mendunia

Foto: Tangkapan Layar Newyork Post

SUKABUMISATU.COM – Kabar terbaru dari wisata Karang Kontol di kawasan Geopark Ciletuh Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Spot wisata tersebut disorot media asing.

Berita Karang Kontol dimuat di media online asal Amerika Serikat, New York Post, dan media dari Afrika Selatan, Independent Online. Konten Karang Kontol juga ditayangkan di Newsflare, situs video dan berita asal London, Inggris.

Media-media asing tersebut menyinggung soal mitos Karang Kontol yang dipercaya bisa meningkatkan kualitas seks pria.

“Batu berbentuk penis yang dipercaya dapat meningkatkan performa di tempat tidur menarik pengunjung,” dikutip dari newyorkpost, Rabu (18/1/2023).

Baca Juga  Anggota DPRD Kab Sukabumi Ditodong Senapan, Begini Kata Polisi soal Situasi Terkini Desa Ciwaru Ciemas

“Berkunjung ke batu berbentuk penis di Indonesia ternyata bisa meningkatkan kehidupan seks Anda,” dilansir dari laman Independent Online.

Spot wisata Karang Kontol viral di media sosial setelah muncul unggahan di media sosial. Batu tersebut memiliki bentuk menyerupai kelamin pria.

Warga lokal di sekitaran Geopark Ciletuh Palabuhanratu menyebut ada mitos tertentu yang berlaku di spot wisata Karang Kontol. Hal senada juga diungkapkan Andri Hidayana, Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi.

Menurutnya sebagian kalangan mempercayai ada khasiat tertentu di Karang Kontol. Konon dengan berkunjung ke sana, pria dewasa bisa lebih gagah saat di ranjang.

Baca Juga  Baru Beberapa Bulan Dibangun, Fasilitas Wisata Rp 4 miliar di Pantai Minajaya Banyak yang Rusak

“Sebaliknya kalau perempuan yang berkunjung ke sana konon akan mendapatkan laki laki yang dia inginkan,” kata Andri.

Karang Kontol bisa dikunjungi dengan waktu tempuh sekitar 30 menit menggunakan perahu dari Pantai Palangpang, Kecamatan Ciemas. Karang tersebut terbentuk secara alami diduga sejak ribuan tahun lalu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *