SUKABUMISATU.com – Ketua Umum Yayasan Forum Silaturahmi Barisan Benteng Pajampangan (YFSBBP), Haji Isep Dadang Sukmana, akhirnya angkat bicara secara tegas terkait simpang siur informasi dalam kasus kematian tragis bocah berinisial N (Nizam) di Sukabumi.
Sebagai sosok yang sejak awal gigih membuka tabir kematian almarhum yang sudah dianggapnya sebagai cucu sendiri, Haji Isep merasa perlu memberikan klarifikasi demi menjaga marwah organisasi dan meluruskan opini publik.
Akui Orang Tua Korban Bagian dari Organisasi
Haji Isep tidak menampik bahwa ayah kandung Nizam, yakni saudara AS, serta ibu tiri korban merupakan bagian dari keluarga besar organisasi yang dipimpinnya, YFSBBP. Namun, keterikatan organisasi tersebut tidak akan memengaruhi integritasnya dalam mencari kebenaran.
“Jangan sampai publik menyerang saya seolah-olah saya membela AS karena dia anggota saya. Saya berdiri di tengah, saya netral,” tegas Haji Isep dalam keterangannya pada sukabumisatu.com. Jum’at, (27/02/26).
Sekilas Mengenai YFSBBP
Yayasan Forum Silaturahmi Barisan Benteng Pajampangan atau YFSBBP merupakan organisasi sosial kemasyarakatan yang berbasis di wilayah Pajampangan, Sukabumi Selatan.
Organisasi ini dikenal memiliki basis massa yang kuat di wilayah Jampang dan sekitarnya, dengan fokus pada kegiatan sosial, pendampingan masyarakat, serta pelestarian marwah lokal. Keberadaan organisasi ini sering kali menjadi pilar komunikasi antara warga Pajampangan dengan berbagai pemangku kebijakan di tingkat Kabupaten Sukabumi.
Dukung Penuh Langkah Kepolisian
Tokoh karismatik asal Pajampangan ini menyatakan dukungannya secara penuh kepada jajaran kepolisian untuk mengusut tuntas penyebab pasti kematian Nizam. Ia menegaskan tidak akan memberikan pembelaan atau menghalangi proses hukum jika ditemukan bukti keterlibatan anggota organisasinya.
Beberapa poin utama yang ditekankan Haji Isep antara lain:
Penegakan Hukum Tanpa Pandang Bulu: Jika saudara AS atau pihak lain terbukti terlibat dalam kasus ini, Haji Isep meminta agar hukum ditegakkan seadil-adilnya.
Upaya Pengungkapan Fakta: Sejak awal, Haji Isep menjadi pihak yang vokal mendorong agar kasus ini terang benderang guna memberikan keadilan bagi almarhum Nizam.
Himbauan kepada Netizen: Ia meminta masyarakat dan pengguna media sosial untuk tidak beropini liar atau melakukan penggiringan opini sebelum ada hasil resmi dari pihak berwajib.
”Saya ingin kasus ini terbuka sejelas-jelasnya. Kita serahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian agar penyebab kematian Nizam menjadi terang benderang. Jangan ada asumsi yang justru memperkeruh suasana,” pungkasnya.
Reporter: Maulana Yusuf











