SUKABUMISATU.com – Para kepala cabang dealer otomotif dan perusahaan finance mengapresiasi tawaran solusi yang diberikan Calon Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi. Solusi tersebut diharapkan dapat terealisasi jika Achmad Fahmi terpilih sebagai Wali Kota kembali.
Seperti yang disampaikan Kepala Cabang Arista Yamaha Sukabumi, Erik Teguh Ridwan. Erik sepakat dengan pernyataan Achmad Fahmi bahwa komunitas bisnis marketing otomotif termasuk dealer dan perusahaan finance perlu mendapat perhatian pemerintah.
“Mudah-mudahan seperti yang dikatakan Pak Fahmi, masalah-masalah yang kami alami selama ini bisa terbantu penyelesaiannya dengan adanya kebijakan dari pemerintah daerah ke depan,” kata Erik, Rabu (30/10/2024)
Erik tidak memungkiri komunitasnya perlu juga pendampingan dari pemerintah. “Kami berharap kepemimpinan Pak Fahmi jika terpilih menjadi wali kota bisa merealisasikan solusi dari persoalan yang sudah diutarakan dalam pertemuan,” tukasnya.
Hal senada juga disampaikan Kepala Cabang Mega Auto Finance Rengga Yudistira dan Kepala Cabang Adira Finance Sukabumi Heri Hermawan. Keduanya mengapresiasi tawaran solusi yang disampaikan Achmad Fahmi.
“Kehadiran pemerintah daerah sangat kami perlukan agar permasalahan-permasalah di usaha ini bisa terbantu jalan keluarnya,” kata Rengga.
“Tentu kami sepakat dan mengapresiasi apa yang disampaikan Pak Fahmi. Permasalah-permasalah tersebut harus bisa diselesaikan dengan kebijakan pemerintah,” tambah Heri Hermawan.
Sementara itu Calon Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi, menampung aspirasi dari para pelaku bisnis marketing otomotif. Ia menekankan persoalan yang dihadapi mereka harus bisa diselesaikan dengan kebijakan pemerintah, termasuk pemerintah daerah.
Hal tersebut diungkapkan Achmad Fahmi saat bersilaturahmi dengan pelaku bisnis marketing otomotif belum lama ini. Pertemuan itu difasilitasi salah satu simpul relawan Achmad Fahmi-Dida Sembada, yakni Komunitas Tetap Milih Fahmi Dida (Katamfi).
“Kendala dan keresahan yang dialami teman-teman ke depan bisa terfasilitasi dan terselesaikan. Kendala-kendala tersebut apakah dealer atau leasing, permasalahannya harus diselesaikan dengan kebijakan pemerintah ke depan,” kata Fahmi beberapa waktu lalu.l
Salah satu kendala yang diutarakan kepada Achmad Fahmi adalah maraknya tindakan-tindakan yang menjurus pada pembangkangan atau ketidakdisiplinan dari oknum konsumen. Hal tersebut tentunya menyebabkan kerugian perusahaan.











