Sejumlah Wilayah di Sukabumi Dilanda Longsor dan Cuaca Ekstrem, BPBD Lakukan Pemantauan Intensif

Jembatan terputus akibat banjir.

SUKABUMISATU.com – Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang mengguyur wilayah Kabupaten Sukabumi pada Minggu (2/11/2025) memicu sejumlah kejadian bencana alam. Berdasarkan laporan sementara Pusdalops-PB BPBD Kabupaten Sukabumi, sedikitnya tiga titik mengalami longsor, satu titik terdampak banjir, dan lima wilayah lainnya dilanda cuaca ekstrem.

Peristiwa longsor dilaporkan terjadi di:

1. Kampung Datarkopi RT 14/3, Desa Sukajaya, Kecamatan Pabuaran

2. Kampung Lemahputih RT 5/6, Desa Ambarjaya, Kecamatan Ciambar

3. Kampung Ciseupan RT 2/4, Desa Boyongsari, Kecamatan Bantargadung

Sementara banjir dilaporkan terjadi di Kampung Pangasahan, Desa Sukasirna, Kecamatan Cibadak.

Baca Juga  Banjir Terjang Parakansalak, Masjid dan Rumah Warga Terdampak

Adapun wilayah yang mengalami cuaca ekstrem meliputi:

Kampung Bojongjengkol, Kecamatan Jampangtengah

Kampung Pasirgede, Kecamatan Cikembar

Kampung Gang Metro, Kecamatan Parungkuda

Kampung Cileungsir, Kecamatan Kabandungan

Kampung Pangkalan, Kecamatan Waluran

BPBD Sukabumi menyampaikan, berdasarkan prakiraan cuaca BMKG, wilayah Kabupaten Sukabumi masih berpotensi diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang pada siang hingga malam hari.

Kondisi cuaca pada pukul 21.00 WIB tercatat hujan ringan, suhu udara 23°C, kelembapan 93 persen, dan angin berembus dari arah tenggara dengan kecepatan 1,3 km/jam.

Tim Pusdalops-PB BPBD Kabupaten Sukabumi terus melakukan pemantauan melalui WAG P2BK se-Kabupaten, frekuensi radio Ratel I, serta aplikasi InaRisk, InaSafe, dan InaWare BNPB. Selain itu, tim URC juga melakukan penanganan di lokasi terdampak menggunakan peralatan seperti chainsaw dan pompa air.

Baca Juga  Cuaca Ekstrem Terjang Sukabumi, Sawah Terendam dan Ruko Ambruk di Beberapa Kecamatan

BPBD mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi, terutama bagi warga yang tinggal di daerah rawan longsor dan bantaran sungai.

“Pemantauan terus kami lakukan, dan tim sudah bergerak di beberapa lokasi terdampak,” ungkap Kalak BPBD Kabupaten Sukabumi Eki Radiana Rijki.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *