SUKABUMISATU.COM, Cibadak — Tabrakan beruntun yang melibatkan sedikitnya empat kendaraan terjadi di Jalan Pamuruyan, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Senin (11/5/2026).
Insiden tersebut terjadi di depan salah satu gerai makanan cepat saji di kawasan Pamuruyan dan sempat menyebabkan arus lalu lintas tersendat.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, kendaraan yang terlibat di antaranya mobil Honda CR-V berwarna hitam serta beberapa angkutan umum dari berbagai trayek, termasuk Cibadak–Cisaat, Cibadak–Cibatu Warungkiara, dan Cicurug–Cibadak.
Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, peristiwa bermula dari dugaan aksi saling salip antar kendaraan yang berujung cekcok di jalan.
Salah seorang pengemudi, Rio, mengaku awalnya melihat kendaraan lain melaju tidak stabil sejak dari kawasan jembatan Pamuruyan.
“Dari awal bawa kendaraannya sudah tidak beraturan, nyalip-nyalip dan pindah jalur,” ujar Rio.
Ia menyebut sempat terjadi gesekan ketika kaca spion kendaraannya dipukul oleh pengemudi lain, sehingga memicu ketegangan di antara keduanya.
“Awalnya dia mukul kaca spion saya, terus situasi jadi panas,” katanya.
Menurut Rio, ketegangan berlanjut hingga kendaraan berhenti di lokasi kejadian dan berujung pada insiden tabrakan saat salah satu kendaraan mencoba memalang jalan.
Sementara itu, pengemudi angkutan umum trayek Cibadak–Cicurug, Rizki, memberikan versi berbeda terkait awal kejadian.
Ia mengaku peristiwa bermula saat dirinya sedang menurunkan penumpang di kawasan Pasar Cibadak sebelum kendaraannya terserempet.
“Lagi nurunin penumpang, spion saya diserempet, banyak saksi termasuk penumpang,” ujar Rizki.
Rizki menambahkan, saat dirinya mencoba menghentikan kendaraan tersebut, justru terjadi benturan yang menyebabkan kendaraannya mengalami kerusakan.
“Saya mau berhentiin, tapi malah ditabrak, mobil saya hancur,” katanya.
Hingga saat ini, kasus tabrakan beruntun tersebut masih dalam penanganan pihak kepolisian setempat untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut.
Proses penyelesaian disebut tengah berlangsung di Polsek Cibadak dengan melibatkan pihak-pihak yang terlibat dalam insiden tersebut.
Reporter: Suhendi Soex










