SUKABUMISATU.COM – Dari sekian banyak tempat wisata yang tersebar di alam Pajampangan ( Sukabumi Selatan ), salah satunya adalah aliran Sungai Cikarang dan spot pemancingan Parungserab.
Tempat tersebut berada tepat di Desa Pasiripis Kecamatan Surade dan Desa Purwasedar Kecamatan Ciracap. Aliran Sungai Cikarang yang bermuara di Parungserab merupakan batas antar dua kecamatan, Kecamatan Surade dengan Kecamatan Ciracap.
Sungai Cikarang pada dekade 80 an pernah menjadi tempat favorit warga Surade dan sekitarnya, baik sebagai tempat tujuan sekedar melepas lelah ataupun dijadikan tempat beristirahat/ persinggahan sebelum melanjutkan perjalananya. Dahulu sebelum dibangun jembatan yang menghubungkan kedua kecamatan, Surade dengan Ciracap, di aliran Sungai Cikarang terdapat alat penyebrangan, orang biasa menyebutnya ponton ( alat penyebrangan untuk kendaraan ).
Karena itu Cikarang terkenal dengan sebutan Cikarang ponton. Cikarang kini tak lagi seramai dahulu ketika jembatan belum dibangun. Perahu hilir mudik mengangkut warga baik yang akan menuju ke Kecamatan Ciracap maupun sebaliknya, yang menuju ke Kecamatan Surade. Selebihnya, dahulu Sungai Cikarang diramaikan oleh para penambang pasir yang lalu lalang dengan perahunya.
Aliran Sungai Cikarang bermuara di muara di Parungserab. Aliran air sungai yang cukup tenang itu mampu mengundang para pemancing baik warga setempat maupun warga diluar wilayah Pajampangan.
1. Parungserab
Parungserab merupakan spot pemancingan yang cukup ramai dikunjungi warga. Letaknya berada di Desa Purwasedar Kecamatan Ciracap. Jika berkunjung ke objek wisata Ujunggenteng anda akan melewati spot pemancingan tersebut. Ditepi sungai Parungserab terdapat beberapa rumah warga dan warung warung kecil yang siap melayani pemancing 1 x 24 jam. Disana ada penginapan milik warga yang buka dan melayani para pemancing yang datang dari luar kota.
Sayang aliran Sungai Cikarang dan spot Pemancingan Parungserab sampai saat ini belum ada tangan investor yang menjamah.Padahal jika kedua tempat itu dipoles dan dikelola bukan mustahil akan menambah nilai jual badi dunia pariwisata di Kabupaten Sukabumi. Kedua tempat wisata itu cukup menjanjikan untuk dijadikan wahana agrowisata, dan cukup beralasan karena didukung alamnya yang punya nilai jual.
Bagi para maniak mancing spot pemancingan Parungserab cukup ideal untuk dikunjungi. ” Alhamdulilah anu ngarusep didieu mah Tara lapur lapur teuing,” ucap Dedi ( 40 ) warga Cinaron yang saat diwawancarai mengaku sudah mendapat empat ekor ikan. ” Buktosna Andi nembe setengah jam tos kenging opat, ” lanjutnya.
Pemancing yang datang ke spot pemancingan Parungserab akan dimudahkan untuk mendapatkan umpan, karena dilokasi tersebut telah ada warung yang khusus menyediakan umpan berupa udang hidup. ” Kaleresan nuju rame dinten ieu mah, ti enjing tos seep lima kilo,” ujar salah seorang penjual umpan yang menolak untuk ditulis namanya.
2. Sungai Cikarang
Aliran sungai Cikarang yang terbilang tenang akan sangat mendukung untuk dijadikan area wisata ( agrowisata ). Dahulu di aliran sungai ini pun pernah ada sarana wisata berupa speedboat yang siap digunakan pengunjung untuk sekedar menyusuri aliran sungai maupun untuk memancing. Tapi sayangnya kegiatan itu tidak berlangsung lama, entah mungkin karena kurang pengelola atau mungkin juga promosi yang kurang berhasil.
Penulis: Jajang Suhendar









