Senin,20 Mei 2024
Pukul: 09:29 WIB

Anggota Fraksi PKS DPR RI drh Slamet Kritisi Tata Kelola Benih Bening Lobster, Begini Katanya!

Anggota Fraksi PKS DPR RI drh Slamet Kritisi Tata Kelola Benih Bening Lobster, Begini Katanya!

Sabtu, 21 Januari 2023
/ Pukul: 19:07 WIB
Sabtu, 21 Januari 2023
Pukul 19:07 WIB
Anggota Fraksi PKS DPR RI drh Slamet.
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

SUKABUMISATU.COM – Anggota Fraksi PKS DPR RI, drh Slamet, meminta Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) untuk menata kembali pengelolaan Benih Bening Lobster (BBL). Ia menilai Kementerian KKP harus melakukan upaya akselerasi budi daya lobster.

Hal tersebut diungkapkan Slamet dalam rapat kerja dengan Menteri Kelautan dan Perikanan di Gedung DPR, belum lama ini.

Menurutnya, nelayan penangkap BBL mengalami sejumlah kendala dalam menjual hasil tangkapannya. Hal ini dikarenakan belum berkembangnya usaha budi daya lobster dalam negeri.
Di sisi lain PermenKP Nomor 16 2022, mengatur bahwa BBL tidak boleh dijual secara langsung kecuali untuk tujuan pembesaran (budi daya) di dalam negeri. Meski menyebut kebijakan tersebut baik, Ia menyarankan KKP melakukan akselerasi.

“KKP juga perlu mengakselerasi sentra-sentra budi daya lobster di berbagai daerah agar mempermudah nelayan BBL menjual hasil tangkapannya,” ungkap Slamet dikutip sukabumisatu.com, Sabtu (21/1/2023).

Politisi senior PKS yang terpilih dari Dapil Sukabumi ini juga menegaskan bahwa jika iklim budi daya lobster terlambat untuk berkembang maka secara alamiah para nelayan akan mencari jalan lain untuk menjual hasil tangkapannya salah satunya adalah potensi penyelundupan BBL akan semakin meningkat.

Hal tersebut sangat terkait dengan pendapatan nelayan yang sehari-hari menggantungkan hidupnya dari berburu BBL.

Ia pun mengungkapkan bahwa Kabupaten Sukabumi terkenal sebagai salah satu daerah penghasil BBL. Sayangnya belum ada usaha pembesaran lobster di Sukabumi.

“Oleh sebab itu saya meminta KKP untuk segera membangun beberapa sentra pembesaran lobster sebagai off taker dari BBL hasil tangkapan nelayan,” ujarnya.

Dalam kesempatan rapat tersebut Slamet juga mengapresiasi beberapa capaian-capaian yang dilakukan oleh Menteri KKP, Wahyu Sakti Trenggono dalam memaksimalkan potensi sektor perikanan terhadap perekonomian nasional seperti peningkatan PNBP yang mencapai Rp 1,8 triliun.

Nilainya sangat meningkat dibanding sebelumnya, tidak pernah mencampai Rp 1 triliun. Ia pun berharap sektor perikanan terus berkembang sehingga nelayan akan semakin berjaya di setiap daerah.

Related Posts

Add New Playlist