Tragedi Tenda Biru: Niat Rayakan Kemenangan, Ayah dan Anak Asal Cimanggu Pulang Tinggal Nyawa

Korban Lakalaut Pantai Tenda Biru saat di semayamkan. Senin, (23/03/2026).

SUKABUMISATU.com, CIRACAP – Niat hati merayakan sukacita Idul Fitri bersama sanak keluarga, rombongan wisatawan asal Kampung Cikiray, Desa Sukamanah, Kecamatan Cimanggu justru dirundung duka mendalam. Tragedi laka laut di Pantai Alor Cilangkob, Tenda Biru, Desa Ujunggenteng, Senin (23/03/2026), merenggut nyawa seorang ayah dan anak dalam waktu yang hampir bersamaan.

​Ujang Abduloh (30) ditemukan Tim SAR gabungan sekitar pukul 15.00 WIB dalam kondisi meninggal dunia. Penemuan ini menyusul sang buah hati, Aden (8), yang sebelumnya telah ditemukan lebih dulu dalam kondisi serupa di sekitar lokasi kejadian.

Konvoi Kebahagiaan yang Berujung Duka

​Keluarga besar ini berangkat dari Cimanggu dengan penuh keriangan. Menggunakan dua unit mobil pick up, rombongan sanak saudara ini sengaja menuju pesisir Pajampangan untuk menikmati momen libur lebaran dan merayakan hari kemenangan bersama-sama.

Baca Juga  Libur Lebaran Terakhir Bersama Ibu, Aisyah Berpulang Sehabis Berlibur Bersama 2 Buah Hatinya

​Namun, suasana riang di atas mobil bak terbuka itu berubah menjadi jerit tangis saat tiba di pantai. Gelombang laut selatan yang ganas tiba-tiba menyeret Aden yang sedang bermain air. Melihat buah hatinya terancam, Ujang Abduloh langsung terjun ke tengah ombak. Nahas, sang ayah yang berniat menyelamatkan nyawa anaknya justru ikut tergulung arus yang sangat kuat.

Sosok Pekerja Keras Penjahit Konveksi

​Di mata tetangga dan kerabat, Ujang Abduloh dikenal sebagai sosok pria pendiam dan pekerja keras. Sehari-harinya, almarhum mengais rezeki sebagai tukang jahit di sebuah konveksi.

​Momen lebaran ini seharusnya menjadi waktu istirahat bagi Ujang setelah berbulan-bulan bergelut dengan mesin jahit demi menghidupi keluarga. Namun, takdir berkata lain; jari-jemari yang biasa terampil menjahit kain itu kini telah kaku, menyusul sang anak menghadap Sang Khalik.

Baca Juga  Hina Profesi dengan Sebutan ‘Wartawan Bodrex’, Akun Rere Said Subakti Terancam Meja Hijau!

Pulang ke Cimanggu dengan Isak Tangis

​Kepulangan rombongan ke Kecamatan Cimanggu sore ini terasa sangat memilukan. Dua mobil pick up yang tadi pagi penuh dengan tawa keluarga, kini harus mengiringi kepulangan dua jenazah sekaligus.

​”Korban ditemukan tidak jauh dari titik awal kejadian. Ayah dan anak ini kini dipulangkan untuk dimakamkan di kampung halaman mereka di Desa Sukamanah,” ujar salah satu petugas di lapangan.

​Tragedi ini menjadi luka mendalam di tengah suasana lebaran bagi warga Cimanggu. Pihak berwenang kembali mengingatkan pengunjung untuk tidak lengah saat berenang di pantai, terutama di titik-titik rawan yang memiliki arus bawah yang mematikan.

Baca Juga  Geger! Nelayan Temukan Mayat Pria Tanpa Identitas Mengapung di Perairan Sangrawayang Simpenan

​Hingga saat ini, Tim SAR gabungan masih terus melakukan pemantauan di lokasi untuk mencari satu korban lagi yang identitasnya masih dalam pendataan.

Reporter: Maulana Yusuf

Editor: Demi Pratama Adiputra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *