Selasa,28 April 2026
Pukul: 10:24 WIB

Terasa Hingga Depok dan Tangerang, Gempa M 4,6 Sukabumi Disebabkan Pergerakan Sesar Aktif

Terasa Hingga Depok dan Tangerang, Gempa M 4,6 Sukabumi Disebabkan Pergerakan Sesar Aktif

Kamis, 14 Desember 2023
/ Pukul: 08:33 WIB
Kamis, 14 Desember 2023
Pukul 08:33 WIB
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
SUKABUMISATU.COM – Gempa tektonik dengan kekuatan magnitudo M 4,6 mengguncang Kabupaten Sukabumi, Kamis (14/12/2023). Getaran gempa dilaporkan terasa hingga wilayah Bogor dan Depok.
Berdasarkan laporan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), diketahui gempa terjadi pada pukul 06.35 WIB. Episenter gempa terletak pada koordinat 6.76 LS dan 106.53 BT, atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 25 KM Barat Laut Kabupaten Sukabumi pada kedalaman 5 KM.
Dilihat dari lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa dangkal akibat aktivitas sesar aktif.
Dampak gempabumi yang digambarkan oleh peta tingkat guncangan (Shakemap) BMKG dan berdasarkan laporan dari masyarakat, gempabumi ini dirasakan di wilayah Pamijahan dengan Skala Intensitas III – IV MMI. Getaran dirasakan nyata dalam rumah, terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu – Pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah, diluar oleh beberapa orang, gerabah pecah, jendela/pintu berderik dan dinding berbunyi.
Getaran gempa juga dilaporkan terasa di Panggarangan, Bayah, Kalapanunggal, Cilograng, Bogor dengan Skala Intensitas III MMI. Selanjutnya di Ciputat, Tangerang dengan Skala Intensitas II – III MMI.
Sementara di Palabuhanratu dengan Skala Intensitas II MMI. Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang)*.Namun hingga saat ini belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan sebagai dampak gempabumi tersebut.
Hasil monitoring gempa bumi sejak tanggal 6 Desember 2023 hingga 14 Desember 2023 pukul 06.35 WIB, sudah terjadi gempa bumi sebanyak 50 kali di lokasi yang berdekatan.
BMKG kemudian mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
Redaktur: Mulvi Mohammad Noor
Baca Juga  Menteri Kelautan Tinjau Pendangkalan Sungai Cipatuguran, Wabup Sukabumi: Salah Satu Faktornya Sampah

Related Posts

Add New Playlist