SUKABUMISATU.com – Gempa bumi berkekuatan 3,8 magnitudo dengan kedalaman 8 kilometer mengguncang wilayah timur laut Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, pada Minggu (21/9/2025). Tak lama berselang, gempa susulan dengan magnitudo 3,4 kembali terjadi dan mengakibatkan kerusakan pada sejumlah rumah warga di Kecamatan Kabandungan.
Berdasarkan data di lapangan, sebanyak 5 rumah warga terdampak. Kerusakan berupa runtuhnya tembok di bagian sayap kiri rumah, serta tembok kamar mandi yang jebol. Sejumlah rumah milik warga yakni Ibu Euis Yuningsih, Bapak Eman Suherman, Bapak Amir Sumitra, Bapak Diding Kemon, dan Ibu Jueriah mengalami kerusakan pada bagian dinding dan bangunan lainnya.
Peristiwa tersebut menimbulkan kepanikan di tengah masyarakat. Namun, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka yang dilaporkan. Plt Camat Kabandungan, Budi Andriana, membenarkan adanya kerusakan akibat gempa bumi tersebut.
“Alhamdulillah, gempa ini tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka-luka. Namun memang ada lima rumah warga yang terdampak, satu mengalami rusak sedang dan empat lainnya rusak ringan. Saat ini kami bersama pemerintah desa terus melakukan pendataan dan memastikan kondisi warga tetap aman,” ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa akibat gempa tersebut 5 KK yang terdiri dari 20 jiwa terdampak. Dan 1 rumah mengalami rusak sedang, dan 4 rumah mengalami rusak ringan. Lebih lanjut, Budi menambahkan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Sukabumi untuk langkah penanganan pascagempa.
“Kami sudah berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Sukabumi untuk memastikan tindak lanjut, terutama pemantauan di titik-titik rawan agar masyarakat tetap waspada,” tegasnya.
Reporter: Suhendi Soex/M.Waldi










