Rabu,22 Mei 2024
Pukul: 11:21 WIB

Saksi Kunci Kasus Tabrak Lari Mahasiswi Cianjur Nyaleg di Sukabumi, Begini Tanggapan BEM Universitas Suryakancana

Saksi Kunci Kasus Tabrak Lari Mahasiswi Cianjur Nyaleg di Sukabumi, Begini Tanggapan BEM Universitas Suryakancana

Jumat, 26 Mei 2023
/ Pukul: 18:12 WIB
Jumat, 26 Mei 2023
Pukul 18:12 WIB
Banner kampanye Bacaleg NasDem Dapil 3 Sukabumi, Emilia Nurhayati, bersama Bacaleg DPR RI dari NasDem Fikri Abdul Ajiz yang dipasang di Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi.
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

SUKABUMISATU.COM – Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Suryakancana (Unsur) Cianjur, Muhammad Lutfi Assidiq, angkat bicara menanggapi pencalonan Emilia Nurhayati sebagai bakal calon anggota legislatif (bacaleg) di Dapil 3 Kabupaten Sukabumi. Emilia sendiri adalah saksi kunci dalam kasus tabrak lari yang menewaskan mahasiswi Unsur, Selvi Amalia, beberapa waku lalu.

“Tentu kami pikir ini tidak etis. Ketika kasus belum selesai tapi sudah berani mencalonkan diri sebagai wakil rakyat,” kata Lutfi dalam keterangan yang diterima sukabumisatu.com, Jumat (26/5/2023).

Persidangan kasus tersebut hingga kini masih berproses di Pengadilan Negeri (PN) Cianjur. Terakhir, sidang dengan agenda pemeriksaan saksi meringankan terpaksa ditunda karena salah seorang hakim tidak bisa hadir pada 9 Mei lalu.

Sebagai sesama mahasiswi Unsur, Lutfi mengaku sakit hati mendengar kabar pencalonan Emilia di Sukabumi. Meski begitu, Ia menyadari Emilia memiliki hak yang sama untuk ikut serta sebagai bacaleg dalam Pemilu 2024.

“Tetap saja, kami selaku mahasiswa Unsur Cianjur sangat merasa sakit hati ketika ada orang yang terlibat dalam kasus tabrak lari kepada saudara kami sesama mahasiswa dengan percaya diri mencolankan diri sebagai wakil rakyat,” kata dia.

“Cukup tersenyum mendengar kabar ini. Kiranya sudah tak aneh juga orang yang pernah punya kasus besar, terus mencalonkan sebagai wakil rakyat,” kata dia.

Meski begitu, Ia yakin masyarakat bisa menilai sendiri perihal bacaleg yang harus dipilih pada pemilu mendatang.

“Saya yakin masyarakat pun bisa melihat siapa yang layak dan pantas menjadi wakil rakyat di daerahnya,” kata dia.

Seperti diketahui, Nama Emilia Nurhayati sempat mencuat dalam kasus tabrak lari mahasiswi Unsur Cianjur. Dalam perjalanannya, kasus ini juga mengungkap skandal yang melibatkan Emilia dengan Kompol D, seorang perwira Polda Metro Jaya.

Sebelumnya, Ketua Badan Pemenangan Pemilu DPW Partai NasDem Jawa Barat, Ade Sudrajat Usman, mengungkapkan alasan mengapa partainya mencalonkan Emilia di Sukabumi.

Bacaleg kelahiran 11 Mei tahun 2000 warga Kecamatan Batununggal, Kota Bandung itu dicalonkan sebagai bacaleg di Dapil 3 Sukabumi. Dapil yang terdiri enam kecamatan yakni Cikidang, Cikembar, Cibadak, Nagrak, Cicantayan, dan Caringin.

“Dia punya jaringan dan elektoral yang bagus,” kata Ade dikonfirmasi sukabumisatu.com, Selasa (23/5/2023)

“Kasus tabrakan, bukan dia sebagai terdakwa dan bukan dia yang mengendarai kendaraan. Hanya kebetulan ada di dalam mobil tersebut,” tambah Ade.

Redaktur: Mulvi Mohammad Noor

Related Posts

Add New Playlist