Senin,20 Mei 2024
Pukul: 09:53 WIB

Ngeri! Dua Orang Tewas di TKP Keponakan Bunuh Paman di Cibadak Sukabumi

Ngeri! Dua Orang Tewas di TKP Keponakan Bunuh Paman di Cibadak Sukabumi

Senin, 10 April 2023
/ Pukul: 12:20 WIB
Senin, 10 April 2023
Pukul 12:20 WIB
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

SUKABUMISATU.COM – Sebanyak dua orang meninggal dunia di TKP keponakan bunuh paman di Kampung Babakan Anyar, Kelurahan/Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Senin (10/4/2023).

Informasi yang dihimpun sukabumisatu.com menyebutkan satu orang meninggal diantaranya adalah korban pembunuhan bernama Nano Supriatno (60). Satu orang lainnya meninggal diduga karena serangan jantung.

“Jadi ada dua orang yang meninggal dunia. Almarhum yang satunya meninggal diduga serangan jantung,” kata M Farhan Nugraha, salah seorang tetangga korban kepada sukabumisatu.com.

Korban yang meninggal dunia diduga karena serangan jantung adalah seorang pria yang Tato Supriatno. Dia tak lain adalah adik korban penusukan.

“Dia ini sama saya sempet bantu melerai. Tapi mungkin karena syok, tiba-tiba roboh dan meninggal dunia,” imbuh Farhan.

Diberitakan sebelumnya, insiden berdarah terjadi di Kampung Babakan Anyar, sekira puku 03.45 WIB. Seorang paman tewas ditusuk keponakannya sendiri.

Anggota dan Kapolsek Cibadak, Komisari Polisi Ridwan Ishak mendatangi lokasi kejadian pasca insiden terjadi. Petugas sudah melakukan olah tempat kejadian perkara dan memasang garis polisi di rumah korban.

“Dugaan sementara berdasarkan keterangan pelaku, alasannya sakit hati karena setiap datang ke rumah pelaku, korban selalu diusir,” ujar Ridwan kepada sukabumisatu.com, Senin (10/4/2023).

Polisi sudah melakukan olah tempat kejadian perkara dan memintai keterangan sejumlah saksi.

Selain itu, petugas juga sudah memasang garis polisi di sekeliling tempat kejadian pembunuhan. Ridwan menegaskan anggotanya juga mengamankan sejumlah barang butki.

“Terduga pelaku bersama sejumlah barangbukti diamankan di Polsek Cibadak. Barang buktinya diantaranya sebilah pisau, sepeda motor pelaku, dan helm,” kata dia.

Reporter: Suhendi Soex | Redaktur: Mulvi Mohammad Noor

Related Posts

Add New Playlist