SUKABUMISATU.com – Sebuah pohon mahoni berukuran besar yang berdiri tepat di pintu keluar RSUD Sekarwangi, Cibadak, Kabupaten Sukabumi, roboh dan menimpa sebuah angkot pada Rabu malam (20/11/2025). Pohon yang diperkirakan berusia puluhan tahun itu sebelumnya sudah sering dikeluhkan warga karena terlihat rapuh dan bagian dalam batangnya diduga keropos. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa ini.
Detik-detik Pohon Tumbang
Igon (30), sopir angkot 07 jurusan Cibadak–Cisaat, mengatakan pohon roboh sekitar pukul 19.48 WIB saat ia menurunkan penumpang di depan RSUD Sekarwangi.
“Saya bawa empat penumpang. Saat mau berhenti di dekat pos parkir, tiba-tiba terdengar suara keras dari belakang. Ternyata bonggol mahoni menimpa angkot saya,” ungkapnya.
Menurut Igon, warga sebenarnya sudah melihat tanda-tanda pohon itu akan tumbang, namun belum ada tindakan dari dinas terkait. Akibat kejadian tersebut, angkotnya mengalami kerusakan dengan taksiran kerugian sekitar Rp10 juta.
Ani (45), pedagang bubur di sekitar lokasi, juga mengaku kaget. “Saya dengar suara ‘bruk’ keras, langsung lari menjauh karena takut ada pohon lain ikut roboh,” ucapnya.
Petugas Damkar Posko V Cibadak bersama BPBD Kabupaten Sukabumi dan relawan langsung menuju lokasi. Evakuasi berjalan cukup sulit karena batang pohon sudah rapuh dan berpotensi patah saat ditarik.
“Karena jaraknya sempit, kami harus pakai takel dan tali khusus. Kalau sembarangan ditarik, bisa merusak kendaraan dan membahayakan petugas. Pohonnya memang sudah rapuh,” kata petugas damkar, Mohammad Irsan.
Batang pohon akhirnya dapat diangkat setelah petugas menggunakan kombinasi takel dan mesin senso.
Warga berharap pemerintah daerah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pohon-pohon tua, terutama yang berada di area vital seperti rumah sakit dan jalan dengan mobilitas tinggi. Pemeriksaan berkala dinilai sangat penting agar kejadian serupa tidak terulang.
Imbauan di Musim Pancaroba
Irsan mengingatkan masyarakat agar lebih waspada di tengah cuaca pancaroba dan intensitas hujan tinggi beberapa hari terakhir.
“Waspada pohon tumbang dan longsor. Cuaca sekarang tidak menentu, hujan deras bisa membuat pohon cepat rapuh,” tegasnya. (Mawaldi)












