Kebobolan Lewat Atap Lalu Kasir Dikecoh, Ruko Sanimas Grosir Cidahu Diacak-acak Pelaku Kejahatan

Gambar Hasil Tangkapan CCTV, Sumber : Istimewa

SUKABUMISATU.com, CIDAHU – Nasib apes bertubi-tubi menimpa Toko Sembako Sanimas Grosir di Jalan Raya Cidahu, Desa Pondokkaso Tonggoh, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Sukabumi. Tak hanya dirampok lewat atap hingga rugi puluhan juta rupiah, keesokan paginya kasir toko tersebut juga kena hipnotis pelaku kejahatan.

Meski laporan polisi telah dibuat resmi sejak 11 Juli 2026 lalu, hingga kini belum ada titik terang maupun kejelasan dari aparat kepolisian setempat mengenai penangkapan pelaku.

Pemilik toko, Muhammad Sanusi Apriansyah menceritakan kronologi peristiwa naas yang terjadi pada pertengahan Juli 2026 lalu tersebut.

Pembobolan pertama terjadi malam hari melalui atap ruko. Pelaku merusak plafon lalu masuk dan menguras ratusan bungkus rokok dari puluhan merek, uang tunai puluhan juta, hingga satu unit tablet merk Advance ukuran 12 inci.

Baca Juga  Geger! Beredar Rekaman CCTV Cici Bersama Pria Sebelum Ditemukan Tewas di Sungai Cipelang Sukabumi

“Pelaku masuk lewat atap dengan merusak plafon. Uniknya, dari jejak lokasi, pelaku sempat terjatuh dan terbentur keras waktu mau naik lagi ke atas plafon buat kabur,” ujar Sanusi kepada SUKABUMISATU.com. Sabtu, (29/08/2026).

Akibat aksi pembobolan atap tersebut, kerugian materiil ditaksir mencapai 50 juta rupiah.

Paginya Kena Hipnotis

Belum usai rasa kaget pemilik toko atas musibah malam hari, keesokan paginya sekitar pukul 08.00 WIB, toko Sanimas Grosir kembali disasar aksi kejahatan. Kali ini, giliran karyawan kasir yang menjadi korban penipuan diduga modus hipnotis.

Saat itu, kasir toko sedang bertugas sendirian sehingga mudah dikecoh oleh pelaku. Pelaku mengambil barang dagangan dalam jumlah besar tanpa membayar sepeser pun.

“Modusnya mengambil barang banyak tapi tidak bayar. Pelaku beralasan motornya tidak muat barang dan berjanji nanti akan balik lagi. Tapi setelah pergi, ya tidak kembali. Kerugian paginya itu sekitar Rp5 juta,” tambah Sanusi.

Baca Juga  Polsek Cidahu Santuni Anak Yatim & Dhuafa, Perkuat Sinergitas Bersama Ulama dan Forkopincam

Pertanyakan Kinerja Kepolisian

Peristiwa tindak pidana pencurian ini sebenarnya telah resmi dilaporkan ke pihak kepolisian oleh istri Sanusi, Imas Marlianti, sebagaimana tertuang dalam Surat Tanda Penerimaan Laporan No. Pol: LP / B / 12 / VII / 2026 / SPKT / POLSEK CIDAHU / POLRES SUKABUMI / POLDA JAWA BARAT.

Namun yang disayangkan korban, meski sudah berjalan lebih dari satu bulan sejak laporan diterbitkan, pihak kepolisian terkesan lambat dan belum memberikan perkembangan signifikan terkait pengungkapan kasus tersebut.

“Sudah satu bulan lebih pelaku belum ditangkap dan belum ada penjelasan lebih lanjut dari pihak kepolisian,” pungkas Sanusi dengan nada kecewa.

Baca Juga  Tega! Pelaku Hipnotis Gasak Uang Kakek Penjual Telur, Telantarkan Korban di Cibadak Sukabumi

Korban berharap Polsek Cidahu maupun Polres Sukabumi bisa bergerak lebih cepat dan responsif dalam menangani kasus pencurian yang meresahkan para pelaku usaha lokal di kawasan Cidahu ini. (*)

Reporter: Chuba Yusuf

Editor: Demi Pratama Adiputra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *