SUKABUMISATU.COM – Kebersamaan dan semangat olahraga mewarnai kegiatan Pekan Olahraga Integrasi Siswa dan Masyarakat (Porismas) 2026.
Kehadiran dua atlet bola voli papan atas Indonesia, Fahreza Raka Abhinaya dan Shella Bernadetha, turut membakar antusiasme masyarakat serta siswa Sekolah Inspektur Polisi (SIP) Angkatan 56 Resimen Parakrama Pradhana Setukpa Lemdiklat Polri.
Keduanya menjadi sorotan sekaligus sumber inspirasi bagi para atlet muda Sukabumi yang tengah berjuang mengembangkan prestasi olahraga hingga ke tingkat nasional maupun internasional.
Fahreza Raka Abhinaya, libero andalan Timnas Voli Indonesia yang saat ini tengah menempuh pendidikan sebagai siswa SIP Angkatan 56, menilai Sukabumi memiliki potensi besar dalam melahirkan atlet bola voli berprestasi.
Menurut Fahreza, sejumlah atlet asal Sukabumi telah membuktikan kemampuan mereka dengan tampil di level nasional hingga internasional.
“Potensinya sangat bagus. Ada beberapa atlet asli Sukabumi yang sudah membuktikan diri di tingkat nasional dan internasional, seperti Aulia dan Irpan.
Bahkan Irpan (libero Timnas) berjuang bersama saya meraih medali emas di SEA Games. Harapan saya, ke depan akan lahir lebih banyak lagi talenta muda dari Sukabumi untuk membela Merah Putih,” ujar Fahreza, didampingi Shella Bernadetha, saat diwawancarai awak media, Jumat (28/8/2026).
Lebih lanjut, Fahreza menyampaikan bahwa perjalanan untuk menembus skuad Timnas Voli Indonesia membutuhkan komitmen, ketekunan, dan disiplin yang kuat.
Menurutnya, proses tersebut dapat dimulai melalui pembinaan di tingkat klub lokal. Atlet muda harus terus meningkatkan kemampuan dan menunjukkan performa terbaik dalam berbagai kompetisi resmi agar mendapat perhatian dari tim pencari bakat maupun tim seleksi nasional.
“Kunci sukses menembus Timnas Voli adalah ketekunan dan disiplin. Konsistensi latihan menjadi pondasi utama untuk memperbaiki kualitas individu. Kerja keras di level klub dan menunjukkan performa maksimal pada ajang kompetisi resmi agar terpantau tim seleksi nasional,” ungkapnya.
Tak hanya kemampuan teknis, Fahreza juga menekankan pentingnya membangun mentalitas seorang atlet. Menurutnya, dukungan orang tua, doa, serta lingkungan yang positif menjadi bagian penting dalam perjalanan seorang atlet menuju prestasi.
Ia berharap kegiatan Porismas 2026 yang mempertemukan siswa SIP dan masyarakat tidak berhenti sebagai ajang pertandingan atau silaturahmi olahraga semata.
Lebih dari itu, kegiatan tersebut diharapkan mampu menjadi ruang edukasi sekaligus pemantik semangat bagi generasi muda Sukabumi untuk terus mengembangkan potensi olahraga.
“Saya berharap di ajang silaturahmi olahraga antara siswa SIP dan masyarakat ini bukan sekadar laga persahabatan, melainkan panggung edukasi dan pemantik semangat bagi pembinaan olahraga daerah agar terus melahirkan juara,” pungkasnya.












