SUKABUMISATU.com – Kecelakaan laut hebat menimpa sebuah kapal kargo pengangkut batubara berukuran jumbo, TITAN 70, di perairan Cibuni, Kecamatan Tegalbuleud, Kabupaten Sukabumi, pada Minggu (14/06/2026).
Dari penelusuran sukabumisatu.com, kapal kargo raksasa tersebut dilaporkan karam saat tengah menjalankan misi penting memasok batubara menuju PLTU Palabuhanratu, salah satu pembangkit listrik yang menjadi penopang utama kebutuhan energi di wilayah Jawa dan Bali.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Seluruh Anak Buah Kapal (ABK) bersama nahkoda yang berjumlah 16 orang berhasil dievakuasi dengan selamat oleh kapal nelayan KM Dede Putra yang kebetulan sedang melintas di lokasi kejadian.
Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Ciracap, Dadang Priatna, membenarkan aksi penyelamatan cepat oleh nelayan lokal tersebut.
“Seluruh ABK dan nahkoda berhasil dievakuasi oleh KM Dede Putra saat melintas di perairan Cibuni. Jumlah korban yang berhasil diselamatkan sebanyak 16 orang,” ujar Dadang kepada redaksi SukabumiSatu.com.
Saat ini, seluruh korban selamat sedang dalam perjalanan laut menuju daratan Ujunggenteng, Kecamatan Ciracap, untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Profil Kapal TITAN 70: Angkut Muatan hingga 10 Ribu Ton
Berdasarkan data pelayaran internasional, TITAN 70 bukan kapal sembarangan. Berikut adalah spesifikasi kapal kargo yang kini terombang-ambing di laut selatan Sukabumi tersebut:
Jenis Kapal: Deck Cargo Ship (Pengangkut muatan berat/proyek)
Nomor IMO: 9629342
Bendera: Indonesia
Tahun Pembuatan: 2013
Dimensi: Panjang sekitar 106 meter dan lebar 25 meter
Kapasitas Angkut: Mencapai sekitar 10.000 ton
Dalam dokumentasi yang beredar, kapal tangguh yang biasa mendistribusikan logistik industri nasional ini terlihat mengalami kemiringan parah (listing) di salah satu sisinya sebelum akhirnya karam.
Hingga kini, penyebab pasti kebocoran maupun tingkat kerusakan yang dialami kapal masih menunggu pemeriksaan dan investigasi lebih lanjut dari pihak otoritas pelayaran.
Ancaman Rantai Pasok Energi Jawa Barat & Antisipasi Polusi
Insiden ini langsung menjadi sorotan tajam. Pasalnya, gangguan pada jalur distribusi batubara ini berpotensi memicu efek domino terhadap rantai pasok energi listrik di Jawa Barat jika tidak segera ditangani secara cepat dan tepat.
Hingga berita ini disusun, pihak terkait terus melakukan pemantauan intensif di lokasi kejadian. Upaya penanganan difokuskan untuk mencegah risiko yang lebih besar, terutama:
- Potensi pencemaran lingkungan laut akibat tumpahan bahan bakar kapal atau muatan batubara.
- Gangguan aktivitas pelayaran di sekitar perairan selatan Sukabumi.
Masyarakat dan nelayan diimbau untuk tetap waspada, mengingat karakteristik perairan selatan Sukabumi terkenal memiliki gelombang tinggi dan cuaca ekstrem yang kerap berubah tiba-tiba.
Reporter: Maulana Yusuf
Editor: Demi Pratama Adiputra












