SUKABUMISATU.com – Teka-teki penyebab karamnya kapal pengangkut batu bara TB TITAN 70 di perairan Cibuni, Kecamatan Tegalbuleud, Kabupaten Sukabumi, akhirnya mulai terkuak. Otoritas keamanan laut memastikan bahwa kapal mengalami kebocoran pada bagian lambung sebelum akhirnya terombang-ambing.
Informasi terbaru yang dihimpun, proses evakuasi terhadap 16 Anak Buah Kapal (ABK) termasuk nahkoda telah selesai dilakukan. Mereka tiba di daratan Pantai Ujunggenteng, Kecamatan Ciracap, pada Minggu (14/06/2026) sore sekitar pukul 16.45 WIB menggunakan kapal nelayan KM Dede Putra.
Danpos TNI AL, Lettu (Pelaut) Andri Kurniawan, membeberkan kronologi lengkap insiden kecelakaan laut yang menimpa kapal pembawa 10.000 ton batu bara tersebut.
”Berdasarkan hasil wawancara dengan Kapten Kapal, peristiwa bermula pada Minggu subuh sekitar pukul 04.00 WIB. Kapal mengalami kerusakan berupa kebocoran pada bagian haluan lambung sebelah kanan. Karena kondisi tersebut, kru kapal langsung melakukan lego jangkar,” ungkap Lettu Andri, Senin, (15/06/2026).
Lettu Andri menambahkan, kapal TB TITAN 70 tersebut sebenarnya sedang berlayar dari Lampung menuju Cilacap, Jawa Tengah, untuk mendistribusikan pasokan energi batu bara.
Seluruh ABK Dipastikan Sehat walafiat
Setibanya di daratan Pantai Ujunggenteng, tim medis dari Puskesmas Ciracap yang dipimpin oleh Sdr. Hilman langsung melakukan pemeriksaan kesehatan menyeluruh kepada seluruh korban selamat.
Hasil pemeriksaan menyatakan bahwa sang kapten beserta 15 anggotanya dalam kondisi sehat dan selamat tanpa cedera serius. Hingga laporan terakhir diturunkan, seluruh kru kapal masih berada di kawasan Pantai Ujunggenteng untuk koordinasi dan penanganan logistik lebih lanjut.
Data Lengkap 16 Korban Selamat TB TITAN 70
Berikut adalah daftar identitas lengkap nahkoda dan ABK TB TITAN 70 yang berhasil dievakuasi dengan selamat:
1. Nasriadi (47) Kapten Kapal Barru, Sulawesi Selatan
2. Yulianto (49) Rembang, Jawa Tengah
3. Sigit Wahyu Jatmiko (35) Semarang, Jawa Tengah
4. Arief Nugroho (46) Purbalingga, Jawa Tengah
5. Ariyah Fachri Bahar (28) Luwu, Sulawesi Selatan
6. Abdul Azis Setiawan (29) Kediri, Jawa Timur
7. Heri Sudjatwanto (47) Purworejo, Jawa Tengah
8. Sumardi (36) Bone, Sulawesi Selatan
9. Bayu Putro Utomo (29) Madiun, Jawa Timur
10. Stenly Kiki Passandaran (35) Siau Timur (Sitaro), Sulut
11. Rahmat Aji (46), Purbalingga, Jawa Tengah
12. Sardi Ode (25) Lembata, NTT
13. Muhamad Deni (21) Buton, Sulawesi Tenggara
14. Muhamad Al Ansi (23) Lampung Selatan, Lampung
15. Julpandi Ardiansyah (24) Lombok Timur, NTB
16. Ronald Pamatan (34), Makassar, Sulawesi Selatan
Pihak TNI AL bersama unsur Satpolairud dan relawan lokal terus bersiaga di sekitar lokasi kejadian guna memantau perkembangan bangkai kapal serta mengantisipasi potensi gangguan jalur pelayaran di laut selatan Sukabumi.
Reporter: Maulana Yusuf












