SUKABUMISATU.COM – Ratusan masyarakat ‘serbu’ Gerakan Pangan Murah (GPM) yang diselenggarakan di Alun-alun Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Senin (16/10/2023. GPM merupakan bagian agenda peringatan Hari Pangan Sedunia Tahun 2023.
GPM tingkat Kabupaten Sukabumi dihadiri Bupati Marwan Hamami didampingi Sekda Ade Suryaman. Hadir pula Dandim 0622 Letkol Inf. Anjar Ari Wibowo serta sejumlah kepala dinas.
Bupati Marwan Hamami mengatakan kegiatan GPM diselenggarakan secara serentak di seluruh Indonesia. GPM digelar tak kurang dari 450 kabupaten/kota.
“Targetnya itu sebenarnya bagaimana inflasi daerah itu akan tertahan melalui penyediaan sembilan bahan pokok, dan juga penunjang lainnya,” ungkap Marwan.
Bupati Marwan mengatakan dalam beberapa pekan ke belakang harga beras yang tinggi menjadi salah satu yang mendorong inflasi. Begitu pun dengan kenaikan harga komoditas lainnya, salah satunya gula pasir.
“Nah pemerintah hari ini sudah berupaya untuk melakukan terobosan-terobosan salah satunya pasar pangan murah ini, sehingga faktor inflasi ini bisa tetap tertahan terutama di daerah-daerah yang inflasinya di atas 5 persen,” jelasnya.
“Kabupaten Sukabumi bersyukur inflasi kita di bawah 3 persen, di bawah nasional yakni 2,78 persen. Nah ini sebenarnya tidak boleh lalai juga kita harus terus berupaya bagaimana dari masalah pangan ini harus terus menjadi perhatian dan harus jadi evaluasi,” imbuhnya.
Marwan menegaskan, Kabupaten Sukabumi saat ini tengah melakukan upaya mendorong penanaman sorgum sebagai alternatif pengganti beras yang sempat mengalami kenaikan.
“Itu sedang dalam rencana dipatenkan kita masih dalam dalam proses, tetapi hari ini kita mendorong penanaman sorgum untuk pengganti beras,” terangnya.
Masih kata Marwan pasalnya proses untuk peralihan kebiasaan masyarakat berganti makanan pokok dari beras ke sorgum cukup mudah dibandingkan ke makanan lainnya seperti tiwul maupun jagung, karena memang membutuhkan waktu.
“Mungkin secara kebiasaan masyarakat makan beras kalau diganti ke tiwul atau ke jagung mungkin ada perubahan yang perlu waktu, tapi ke sorgum ini relatif sangat mudah kayaknya, karena kalau sorgum ini dimasak seperti nasi dan rasanya tidak begitu berbeda,” ucapnya.
Reporter: Khay | Redaktur: Mulvi Mohammad Noor







