SUKABUMISATU.com – Terik matahari siang itu terasa menyengat di jalur Cikidang menuju Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi. Deretan kendaraan mengular panjang, nyaris tanpa jeda. Libur Lebaran 2026 membuat arus balik wisatawan membludak, memaksa ribuan pengemudi harus bersabar di tengah kemacetan berjam-jam.
Di tengah situasi itu, sebuah pemandangan berbeda terlihat. Seorang anggota polisi tampak menyusuri barisan kendaraan yang terhenti, menyapa pengemudi satu per satu, sambil membagikan air minum, Selasa malam (25/03/2026).
Ia adalah Panit Lantas Polsek Cibadak Polres Sukabumi, Ipda Yoga Permana. Dengan pendekatan humanis, ia tak hanya mengatur lalu lintas, tetapi juga memastikan kondisi pengemudi tetap terjaga di tengah perjalanan yang melelahkan.
“Silakan diminum, Pak. Hati-hati di jalan, utamakan keselamatan, bukan kecepatan. Kalau lelah atau ngantuk, lebih baik istirahat dulu,” ucapnya kepada para pengendara.
Aksi sederhana itu mendapat respons positif dari para pengemudi. Rahmat, salah satu pengendara asal Jonggol, Bogor, mengaku terbantu dengan perhatian yang diberikan petugas.
“Dikasih air minum, ngatur lalu lintasnya juga alhamdulillah baik,” ujarnya.

Rahmat mengaku telah terjebak kemacetan hingga empat jam. Ia menduga kepadatan terjadi akibat tingginya volume kendaraan serta kemungkinan adanya gangguan di titik tertentu.
“Sekitar empat jam kejebak macet. Mungkin di depan ada gangguan, tapi sekarang sudah mulai lancar,” katanya.
Ia pun berharap kondisi lalu lintas ke depan bisa terus membaik. “Harapannya jalan selalu lancar,” tambahnya.
Cerita serupa disampaikan Aldi, pengemudi lain asal Bogor yang juga baru pulang dari Palabuhanratu. Ia mengaku sempat terjebak macet cukup lama, terutama pada malam sebelumnya.
“Tadi malam memang banyak kemacetan. Lewat sini juga padat, banyak kendaraan dan ada yang mogok,” ujarnya.
Meski demikian, ia bersyukur kondisi mulai berangsur normal. “Sekarang alhamdulillah sudah mulai lancar, tadi sempat kejebak sekitar dua jam,” katanya.
Kondisi padat di jalur Cikidang memang menjadi tantangan tersendiri saat musim liburan. Selain volume kendaraan yang tinggi, cuaca panas turut menambah kelelahan para pengemudi.
Kehadiran aparat kepolisian di lapangan pun menjadi penting, bukan hanya untuk mengurai kemacetan, tetapi juga memberikan rasa aman dan kepedulian kepada masyarakat.
Aksi kecil seperti membagikan air minum dan menyapa pengemudi menjadi bukti bahwa pelayanan kepolisian tidak hanya soal pengaturan lalu lintas, tetapi juga sentuhan kemanusiaan di tengah situasi sulit.












