SUKABUMIASATU.COM – Cuplikan video tawuran yang beredar di jejaring sosial Facebook di Pajampangan, kini menjadi topik bahasan warganya.
Yang menarik, sebuah akun Facebook milik Randi Ganda Bhumi menuliskan ” bener mati langsung di RS “, menuai sorotan berbagai kalangan, termasuk Kepolisian.
Kanit Reskrim Polsek Surade, Aipda Agus Nugroho menuturkan, tawuran yang terjadi Sabtu malam, 24 Februari 2024, itu tidak ada korban jiwa.
Bahkan hingga saat ini pihak kepolisian masih mencari tahu si pembuat tulisan di facebook itu.
Kronologisnya, pada Sabtu malam 24 Februari 2024 warga Kampung Cibarehong RT 014/013, Kelurahan/Kecamatan Surade,Kabupaten Sukabumi, menangkap dua remaja tanggung yang diduga sebagai anggota gangster, satu diantaranya membawa senjata tajam ( sajam ) jenis clurit.
Seorang warga setempat mengatakan, kedua remaja tanggung yang ditangkap itu semula dicurigai maling. Setelah diintrogasi warga, remaja yang masing masing berusia 18 dan 22 tahun itu mengaku kalau dirinya melarikan diri usai tawuran di depan minimarket di Kampung Cibarehong.
Sebelumnya, sekira pukul 22.00 wib terjadi tawuran di depan mini market Cibarehong. Kedua remaja itu lari dan masuk ke pemukiman warga untuk menunggu jemputan temannya. Tak berselang lama, jemputan pun datang. Namun keburu ketahuan warga, ahirnya ketiga remaja tersebut terpencar dan sepeda motor yang dibawanya jatuh ke parit.
Sekira pukul 22.40 wib, warga berhasil menemukan dua remaja itu tengah bersembunyi di pesawahan, sementara satunya lagi berhasil melarikan diri.
Tak berselang lama datang anggota Polsek Surade dan membawa kedua pemuda itu beserta sepeda motor dan senjata tajam sebagai barang bukti.
Sementara di hari yang sama terjadi tawuran antar pelajar SMP di Kampung Cipaku, Desa Ujunggenteng, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, Sabtu ( 24/02/2024 ), sekira pukul 23.00 wib.
Ketua Rukun Nelayan Ujunggenteng, Asep JK menuturkan, pada saat mereka bentrok dengan menggunakan berbagai senjata tajam, samurai dan gir, kejadian itu dilihat warga, dan wargapun membubarkannya. Mereka lari kocar kacir, bahkan sepeda motornya ditinggal begitu saja.
Hasil introgasi kepolisian sektor Ciracap, dari pengakuan mereka bahwa tawuran antara SMP di Kecamatan Surade dengan SMP di Kecamatan Ciracap.
Reporter: Jajang Suhendar











