Jumat,1 Mei 2026
Pukul: 21:31 WIB

Milad ke-10 Padepokan Kidang Pananjung Surade Sukabumi

Milad ke-10 Padepokan Kidang Pananjung Surade Sukabumi

Selasa, 16 Januari 2024
/ Pukul: 07:55 WIB
Selasa, 16 Januari 2024
Pukul 07:55 WIB
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

SUKABUMISATU.COM – Di acara Milad ke 10 Padepokan Kidang Pananjung, Surade Kabupaten Sukabumi, menggelar kegiatan seni budaya, sosial dan tablig Akbar.

Acara dipusatkan di Padepokan Kidang Pananjung, Kampung Sumur bandung, Desa Pasiripis, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi.

Acara yang berlangsung selama dua hari itu dihadiri sejumlah pengurus dan anggota padepokan beladiri dan seni se-Pajampangan, tokoh masyarakat, pengurus Paguyuban Jampang Tandang Makalangan ( JTM ), simpatisan dan warga masyarakat setempat.

Keberadaan Padepokan Kidang Pananjung telah memberi warna positif di daerahnya. Ini setidaknya terasa diiklim kehidupan kalangan remaja.

Baca Juga  Usulan Infrastruktur Menguat di Musrenbang Kecamatan Surade dan Kalibunder

” Alhamdulillah adanya padepokan ini anak anak kami bisa tersalurkan minat dan bakatnya di bidang seni, terutama seni Sunda, ” tutur Yati ( 43 ), warga Kampung Sukasirna, Desa Buniwangi, Kecamatan Surade.

Kegiatan rutin Padepokan Kidang Pananjung, selain mengembangkan seni beladiri pencak silat kepada para anggotanya, seni Sunda ibing jaipongan dan seni lengser upacara adat pun menjadi bagian yang diajarkan.

Padepokan yang diketuai Yoyo Cahyono ( 43 ), kini beranggotakan 70 orang, di dominasi oleh kalangan muda, putra dan putri.

Sesepuh Padepokan Kidang Pananjung, Haji Hasan ( 59 ), menuturkan, mudah mudahan adanya padepokan kidang Pananjung bisa memberi nilai positif, khusunya bagi kalangan anak muda umumnya bagi warga masyarakat sekitar.” Alhamdulilah selain seni beladiri dan kesenian Sunda bersifat hiburan yang diajarkan di sini, kami juga rutin melaksanakan kegiatan keagamaan, seperti tawasulan dan manakiban, ” jelas Hasan.

Baca Juga  Kecamatan Surade Siap Sukseskan MTQ ke-46 Tingkat Kabupaten Sukabumi Tahun 2024

Lebih lanjut Hasan menjelaskan, bahwa Padepokan Kidang Pananjung terbuka untuk umum, artinya siapa saja yang berminat untuk menjadi anggota akan diterima. Namun tentunya, kata Hasan, calon anggota harus tunduk pada peraturan padepokan.

” Kami ingin masyarakat terutama kaum muda selain berahlak baik, juga tidak melupakan seni budaya karuhunnya. Mudah mudahan kehadiran kami selain bisa memotivasi kaum muda untuk mencintai seni budaya daerah, juga menjadi media bagi kalangan muda dalam menyalurkan minat dan bakatnya, ” pungkas Hasan.

Reporter: Jajang Suhendar

Related Posts

Add New Playlist