Dari Surade ke Panggung Asia: Jejak Siti Dalfa Elina Bawakan Jaipong di Opening Asian Games 2026

Siti Dalfa Elina, saat membuka gelaran Asian Games 2026 di Nagoya Jepang.

SUKABUMISATU.com – Gemerlap dan riuh tepuk tangan penonton menggema di kawasan ikonik Oasis 21, Sakae, Nagoya, Aichi-ken, Jepang, pada Sabtu sore (19/9/2026) pukul 15.00 waktu setempat. Di antara megahnya gelaran Opening Ceremonial Asian Games 2026 ke-20, sesosok penari muda tampil anggun dan enerjik menghentak panggung internasional.

​Ia adalah Siti Dalfa Elina, gadis asal Kampung Sumur Tilu, Desa Wanasari, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi. Dengan keanggunan gerak jemari dan kelincahan khas Sunda, Dalfa sukses memukau publik Negeri Sakura lewat penampilan memikat Tari Jaipong Nyi Bentang Ronggeng.

​Buah Manis Ketekunan dan Kebanggaan Orang Tua

​Terlahir sebagai anak kedua dari dua bersaudara dari pasangan Bapak Suhendi dan Ibu Lanti, keberhasilan Dalfa di panggung dunia menjadi momen yang sangat emosional. Dari sudut kampung sederhana di Surade, putri bungsu pasangan Suhendi dan Lanti ini kini membuktikan bahwa kerja keras dan kecintaannya pada seni mampu membuat kedua orang tuanya sangat bangga.

Baca Juga  Daftar Yuk! Jampang Warior Dance Entertainment Gelar Pasanggiri Jaipong se-Kabupaten Sukabumi

​Bagi Dalfa, panggung di Nagoya bukan sekadar tempat menari, melainkan persembahan penuh cinta untuk keluarga dan tanah kelahirannya. Penampilan berkelas tersebut lahir dari undangan khusus Komunitas Sanggar Best Tari Nusantara Nagoya, yang mengapresiasi keaktifan Dalfa dalam mengenalkan seni budaya Indonesia di wilayah Aichi dan sekitarnya.

​”Lagu persembahan ini khusus untuk sanggar tari tercinta JWD Entertainment dan untuk Jampang Surade Sukabumi kota kelahiran saya,” ujar Dalfa pada sukabumisatu.com penuh haru. Minggu, (20/09/2026).

​Mengasah Bakat Sejak SMP di JWD Entertainment

​Darah seni dalam diri Dalfa memang telah mengalir sejak duduk di bangku Sekolah Dasar (SD). Langkahnya makin terarah ketika ia memutuskan bergabung dengan sanggar Jampang Warrior Dance (JWD) Entertainment Surade pada tahun 2019, saat masih berstatus siswi kelas 8 SMP.

​Di bawah bimbingan sanggar lokal tersebut, Dalfa tak hanya mengasah keahlian menari Jaipong, tetapi juga aktif mengorganisasi berbagai ajang seni budaya di wilayah Pajampangan hingga akhirnya siap melangkah ke level internasional.

Baca Juga  Dugaan ‘Mafia Tanah’ Berkedok Plasma di Surade: Mantan Camat Bungkam, Akta Jual Beli Jadi Bukti

​Menembus Jepang Lewat Jalur Beasiswa

​Siapa sangka, di balik gemulai geraknya di atas panggung, Dalfa kini tengah menempuh pendidikan di Jepang sebagai penerima beasiswa penuh. Ia tercatat sebagai mahasiswi semester pertama di Sawarabi Academy, sebuah Nihongo Gakko (sekolah bahasa Jepang) yang berlokasi di Toyokawa-shi, Aichi-ken.

​Baru sekitar enam bulan menetap di Jepang sebagai pelajar asing, Dalfa tidak membuang kesempatan untuk terus mengibarkan bendera kebudayaan Nusantara. Di tengah kesibukan belajar bahasa dan adaptasi budaya baru, ia rutin memenuhi panggilan pentas seni.

​”Saya kebetulan penerima beasiswa khusus langsung dari sekolah. Karena memang tinggal di daerah Aichi untuk studi, saya sering diundang mengisi acara-acara kebudayaan di Nagoya,” tutur gadis yang dikenal ramah ini.

​Inspirasi bagi Generasi Muda Sukabumi

​Keberhasilan Siti Dalfa Elina tampil di rangkaian Opening Ceremonial Asian Games 2026 menjadi bukti nyata bahwa anak muda dari pelosok kampung di Surade mampu menembus panggung dunia tanpa kehilangan akar budayanya.

Baca Juga  Dua Warga Aceh Ditangkap TNI di Sukabumi, Ini Penyebabnya!

​Langkah Dalfa memadukan prestasi akademik dan kecintaan pada seni tradisional menjadi catatan membanggakan—tidak hanya bagi Bapak Suhendi dan Ibu Lanti, tetapi juga bagi sanggar JWD Entertainment serta seluruh masyarakat Kabupaten Sukabumi.

Reporter : Maulana Yusuf

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *