Perusahaan Maxim Buka Suara Tanggapi Keluhan Ratusan Driver di DPRD Sukabumi, Jelaskan Turbo Hingga Komisi Aplikasi

SUKABUMISATU.com, Sukabumi — Maxim Indonesia memberikan tanggapan resmi terkait ratusan pengemudi Maxim yang mendatangi DPRD Kabupaten Sukabumi dan menyoroti sejumlah persoalan, mulai dari komisi aplikasi, pendaftaran mitra hingga fitur Turbo.

Tanggapan tersebut disampaikan melalui surat resmi Maxim Indonesia kepada redaksi Sukabumisatu.com, pada hari Kamis (17/9/2026).
sebagai klarifikasi Pendaftaran Mitra hingga Fitur Turbo.”

Direktur Pengembangan Maxim Indonesia, Dirhamsyah, menjelaskan bahwa program Turbo yang tersedia dalam aplikasi Maxim bersifat opsional dan tidak wajib diikuti oleh mitra pengemudi.

Menurutnya, program tersebut ditujukan bagi mitra yang ingin memperoleh prioritas lebih tinggi selama tiga jam dengan biaya tertentu.

“Keikutsertaan dalam program Turbo bersifat sukarela dan dapat menjadi pilihan bagi mitra yang menjalankan aktivitas sebagai pengemudi secara paruh waktu,” demikian penjelasan Maxim dalam surat tanggapannya.

Maxim menyebut, mitra pengemudi yang memilih tidak mengikuti program Turbo tetap dapat menerima order dan memperoleh penghasilan sesuai mekanisme standar distribusi pesanan yang berlaku.

Baca Juga  Migrasi Demi Jaminan Kesehatan Disorot, DPRD Kota Sukabumi Usul Jeda UHC

Maxim Jelaskan Komisi Aplikasi

Terkait komisi aplikasi, Maxim menegaskan bahwa perusahaan menerapkan komisi sesuai ketentuan yang berlaku, dengan besaran berada pada rentang 0–8 persen.

Maxim juga menjelaskan bahwa biaya platform telah diperhitungkan berdasarkan tarif dasar dan tidak dibayarkan secara terpisah oleh mitra pengemudi.

Biaya tersebut, menurut perusahaan, digunakan untuk mendukung operasional, pemeliharaan layanan, pengembangan teknologi serta berbagai fitur yang tersedia dalam aplikasi.

Sementara terkait harga perjalanan, Maxim menyatakan tarif dijaga tetap terjangkau bagi pelanggan. Di sisi lain, pengemudi yang aktif menerima dan menyelesaikan pesanan disebut memiliki kesempatan memperoleh penghasilan di atas rata-rata.

“Karena itu, kami akan terus menjaga tarif perjalanan tetap terjangkau bagi pelanggan, sekaligus memberikan kesempatan kepada mitra pengemudi untuk memperoleh penghasilan selama mereka bersedia dan aktif bekerja,” jelas Maxim.

Baca Juga  Komisi IV DPRD Sukabumi Dorong SPPG Pakai Produk UMKM untuk Program MBG

Pendaftaran Mitra Tetap Dibuka

Mengenai pendaftaran mitra pengemudi baru, Maxim menyatakan tetap membuka kesempatan bagi masyarakat di berbagai wilayah Indonesia yang ingin bergabung sebagai mitra.

Namun, perusahaan melakukan evaluasi dan perhitungan secara berkala terhadap kebutuhan mitra pengemudi di masing-masing wilayah.

Evaluasi tersebut mempertimbangkan perkembangan permintaan layanan untuk menjaga keseimbangan antara ketersediaan mitra pengemudi dengan kebutuhan pengguna atau supply and demand.

“Langkah ini dilakukan untuk menjaga keseimbangan antara ketersediaan mitra pengemudi dan kebutuhan pengguna (supply and demand), sehingga layanan dapat tetap berjalan secara optimal,” tulis Maxim.

Maxim juga menyebut jumlah pesanan terus bertumbuh seiring perkembangan pasar dan meningkatnya popularitas layanan mereka.

Baca Juga  Reses Anggota DPRD Teddy Setiady, Warga Parungkuda Minta Penanganan Longsor jadi Prioritas

Karena itu, pertumbuhan jumlah mitra pengemudi dinilai sebagai bagian dari upaya menjaga keseimbangan antara ketersediaan layanan dan kebutuhan pengguna.

Melalui surat tersebut, Maxim berharap penjelasan perusahaan dapat turut diberitakan sebagai tanggapan atas pemberitaan sebelumnya.

Editor: Chuba

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *