SUKABUMISATU.COM, CIBADAK – Peristiwa pembacokan terhadap pelajar terjadi di wilayah Kelurahan Cibadak, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Jumat (08/05/2026) sekitar pukul 17.45 WIB. Dua siswa SMK Pertanian menjadi korban dalam insiden yang diduga berkaitan dengan aksi tawuran.
Pantauan sukabumisatu.com, kedua korban kini ditangani oleh tim medis RSUD Sekarwangi Cibadak. Perwakilan orangtua para korban juga sudah datang ke rumah sakit untuk meninjau kondisi para korban.
Babinsa Kelurahan Cibadak, Serma Aprias Supriyatna, mengatakan pihaknya bersama Bhabinkamtibmas menerima laporan dari masyarakat terkait kejadian tersebut.
“Setelah mendapat laporan, kami langsung ke lokasi dan melaksanakan evakuasi korban pembacokan ke Rumah Sakit Umum Daerah Sekarwangi,” ujar Aprias dalam keterangannya.
Dua korban yang mengalami luka diketahui berinisial S (16), siswa kelas X SMK Pertanian, warga Kecamatan Cikidang, Kabupaten Sukabumi dan R(17) kelas XI SMK Pertanian, warga Kecamatan Parungkuda.
“Yang kelas X mendapat 17 jahitan dan sedang dilakukan tindakan, yang satu lagi masih pemeriksaan lanjutan,” jelasnya.
Pihaknya bersama aparat kepolisian saat ini masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku dan motif kejadian tersebut.
“Sekarang sedang ditindaklanjuti oleh kepolisian,” pungkasnya
Berdasarkan informasi yang dihimpun, lokasi kejadian berada di depan RS DKH dan wilayah sekitar Cibadak. Kedua korban mengalami luka akibat serangan senjata tajam dan langsung mendapatkan penanganan medis di RSUD Sekarwangi.
Sejumlah saksi menyebutkan korban diserang oleh sekelompok pelajar lain saat dalam perjalanan pulang sekolah. Situasi sempat mencekam karena jumlah pelaku lebih banyak dan datang menggunakan sepeda motor.
“Saya lagi pulang bertiga naik motor, dekat lokasi banyak anak teknika langsung mendekat dan mepet motor saya, terus ngeluarin barang. Saya panik langsung kabur,” ujar seorang siswa berinisal F, rekan korban.
Sementara itu, saksi lainnya, R mengaku sempat melihat rekannya diserang secara tiba-tiba.
“Tiba-tiba teman saya dibacok, saya langsung lari menyelamatkan diri,” ungkapnya.
Reporter: Suhendi Soex










