SUKABUMISATU.COM, LENGKONG – Semangat gotong royong kembali berdenyut kencang di Desa Cilangkap, Kabupaten Sukabumi. Tanpa menunggu uluran tangan pemerintah, Minggu (3/5/2026) warga setempat secara swadaya melakukan perbaikan di ruas Jalan Patok Besi yang selama ini dikeluhkan karena kondisinya yang rusak dan tidak nyaman bagi pengguna jalan.
Aksi nyata ini diinisiasi oleh Sumawijaya, seorang guru madrasah di MI Cimanggu, bersama tokoh masyarakat lainnya seperti Bapak Mul dan Bapak Atang. Memasuki hari ke-15, pengerjaan penambalan jalan sepanjang total 7,2 kilometer tersebut terus menunjukkan progres signifikan berkat sinergi antara warga, relawan, dan para donatur.
”Ini adalah bukti nyata kepedulian warga. Kami bergerak secara mandiri, didukung oleh donatur baik berupa materi maupun material seperti bantuan batu dari Perkebunan Wangun,” ujar Sumawijaya kepada sukabumisatu.com di sela-sela kegiatan, Minggu (03/05/2026).
Sumawijaya menegaskan bahwa aksi ini bukanlah sebuah bentuk protes atau sindiran kepada pemerintah daerah atas kerusakan jalan kabupaten tersebut. Sebaliknya, gerakan ini murni merupakan inisiatif positif dan konstruktif demi keselamatan dan kenyamanan bersama.
”Kami ingin menegaskan, ini bukan aksi protes. Ini adalah inisiatif warga Desa Cilangkap yang ingin merasakan kelancaran saat melintas. Kami memohon maaf kepada aparatur pemerintahan jika ada salah tafsir, tujuan kami murni untuk membantu aksesibilitas warga,” tambahnya.
Pantauan di lapangan menunjukkan puluhan warga terjun langsung menyusun batu dan meratakan jalan tanpa dibayar. Semangat kekeluargaan terlihat jelas saat warga bahu-membahu bekerja di bawah terik matahari.
Langkah kecil dari Desa Cilangkap ini diharapkan memberikan manfaat besar bagi mobilitas ekonomi dan keselamatan transportasi masyarakat sekitar. Bagi para dermawan yang ingin turut berkontribusi dalam gerakan kebaikan ini, pihak panitia masih membuka pintu donasi melalui nomor koordinasi 0852-1102-2879.
”Terima kasih atas semangat gotong royongnya. Semoga ini menjadi amal jariyah dan contoh bagi kita semua tentang pentingnya menjaga fasilitas publik bersama,” pungkas Sumawijaya.
Reporter: Najli Fikir
Editor: Demi Pratama Adiputra








