SUKABUMISATU.com – Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi, Deden Sumpena, bergerak cepat meninjau langsung lokasi ambruknya atap bangunan SDN di Desa Munjul, Kecamatan Ciambar, Minggu siang (3/5/2026).
Kunjungan ini dilakukan guna memastikan keselamatan warga sekolah serta mencari solusi cepat agar pelaksanaan Ujian Satuan Pendidikan (USP) bagi siswa kelas 6 tidak terhambat.
Pastikan USP Tidak Terganggu
Deden Sumpena menegaskan, meski sekolah sedang berduka akibat kerusakan bangunan, hak pendidikan siswa tetap menjadi prioritas utama. Ia menginstruksikan pihak sekolah untuk mengoptimalkan sisa ruangan yang masih kokoh.
”Saya sudah instruksikan agar besok ujian (USP) tetap dilaksanakan. Gunakan tiga ruangan yang masih aman. Untuk sementara, siswa kelas rendah bisa belajar di rumah atau di musala yang sudah disiapkan pemerintah desa agar suasana ujian tetap kondusif,” ujar Deden Sumpena di sela peninjauannya.
Masuk Skala Prioritas Rehabilitasi
Setelah melihat langsung material bangunan yang sudah lapuk, Kadisdik mengakui bahwa gedung tersebut memang membutuhkan penanganan serius. Pihaknya akan segera berkoordinasi dengan tim teknis untuk menghitung biaya perbaikan.
”Faktor cuaca dan usia bangunan yang sudah tua sejak tahun 1990 memang menjadi penyebab utama. Kami akan upayakan perbaikan ini masuk dalam prioritas melalui anggaran tahun ini atau dana BTT, karena ini sifatnya bencana mendesak,” tegasnya.
Dengan kehadiran Kadisdik Deden Sumpena di lokasi, pihak sekolah kini berharap proses birokrasi rehabilitasi dapat berjalan lebih cepat sehingga 124 siswa di sekolah tersebut bisa kembali belajar di ruangan yang layak dan aman.
Reporter: Suhendi Soex
Editor: Demi Pratama Adiputra








