SUKABUMISATU.com – Pemandangan berbeda terlihat di kawasan Bukit Panenjoan, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi pada Sabtu (25/04/2026). Langit biru di kawasan tersebut dihiasi oleh kepakan sayap burung-burung eksotis jenis Macao dan Betet yang terbang bebas mengitari perbukitan.
Kegiatan ini merupakan bagian dari latihan rutin komunitas pehobi burung kontes yang memanfaatkan kontur alam Sukabumi untuk melatih ketangkasan dan kecerdasan unggas peliharaan mereka.
Latihan Ketangkasan “Free Fly”
Salah satu pehobi, Ade, menjelaskan bahwa Bukit Panenjoan dipilih karena memiliki hembusan angin yang stabil dan ruang terbuka yang luas, sangat ideal untuk metode latihan Free Fly (FF).
”Melatih burung seperti Macao atau Betet ini butuh kesabaran ekstra. Kita biasanya mulai melatih sejak burung masih bayi agar ikatan dengan pemiliknya kuat,” ujar Ade di lokasi.
Menurutnya, proses latihan hingga burung benar-benar berani terbang tinggi dan kembali ke pemiliknya memakan waktu sekitar satu bulan. Tantangan terbesarnya adalah menjaga fokus burung agar tidak mendarat di tempat yang sulit dijangkau.
Keamanan dan Teknologi GPS
Mengingat burung jenis Blue and Gold Macao memiliki nilai ekonomi yang sangat tinggi, para pehobi tidak mau ambil risiko. Setiap burung yang diterbangkan telah dilengkapi dengan perangkat keamanan modern.
Pemasangan GPS: Burung dipasangi alat pelacak untuk memantau posisi secara real-time melalui ponsel.
Ring Identitas: Sebagai langkah preventif, setiap burung memiliki ring khusus di kaki yang berisi informasi pemilik.
Durasi Terbang: Dalam satu sesi latihan, burung-burung ini biasanya mengudara selama 5 hingga 10 menit sebelum kembali ke tangan pemiliknya.
Daya Tarik Wisata Baru
Aksi burung-burung cantik ini tak pelak menjadi tontonan gratis bagi warga dan wisatawan yang sedang berkunjung ke Bukit Panenjoan. Warna-warni bulu burung Macao yang kontras dengan hijaunya perbukitan Cibadak menciptakan momen yang sangat instagramable.
”Sengaja berhenti sebentar karena lihat ada burung besar terbang-terbang. Bagus sekali, jarang-jarang bisa lihat Macao terbang bebas di alam seperti ini,” ungkap salah satu pengunjung.
Bagi masyarakat yang tertarik melihat langsung atau ingin belajar mengenai perawatan burung eksotis ini, komunitas pehobi seringkali terbuka untuk berbagi edukasi di lokasi latihan.
Reporter: Suhendi Soex
Editor: Demi Pratama Adiputra











