Sempat Terganjal Biaya 100 Juta, Jenazah Deni Sugiarto Korban TPPO Akhirnya Pulang ke Ciracap Sukabumi

Alm Deni Sugiarto, Tenaga Kerja Migran Asal Ciracap Sukabumi.

CIRACAP, SUKABUMISATU.com – Isak tangis pecah di Kampung Cidangdeur, Desa Purwasedar, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, pada Minggu malam (18/01/2026). Jenazah Deni Sugiarto (36), pekerja migran yang meninggal dunia di Kamboja, akhirnya tiba di rumah duka setelah melalui proses kepulangan yang penuh perjuangan.

​Setelah sempat diliputi ketidakpastian terkait kendala biaya pemulangan yang fantastis, harapan keluarga untuk memakamkan Deni di tanah kelahirannya akhirnya terwujud berkat atensi luas dan sinergi berbagai pihak.

Prosesi Serah Terima yang Khidmat

Kepulangan almarhum dimulai saat pesawat yang membawa jenazah Deni mendarat di tanah air pada pukul 12.00 WIB siang tadi. Proses serah terima dilakukan secara resmi pada pukul 14.00 WIB di bawah pengawalan instansi terkait.

​Hadir dalam serah terima tersebut perwakilan dari Kementerian Luar Negeri (Kemenlu), BP3MI Jawa Barat, serta BP2MI Banten. Jenazah diterima langsung oleh ayah almarhum didampingi oleh Serka Yuda Wibawa, S.H., yang selama ini mengawal proses pemulangan sekaligus bertindak sebagai perwakilan keluarga.

Baca Juga  Kisah Kelam Pekerja Migran Asal Sukabumi Meninggal di Negeri Asing: Jenazah Tertahan di Kamboja

Tiba di Rumah Duka dan Langsung Dimakamkan

Iring-iringan mobil jenazah yang membawa Deni menempuh perjalanan darat menuju Sukabumi Selatan dan tiba di kediaman almarhum sekitar pukul 21.30 WIB. Meski malam telah larut, para pelayat, kerabat, dan tetangga tampak setia menunggu untuk memberikan penghormatan terakhir kepada almarhum.

​Pihak keluarga memutuskan untuk segera melaksanakan prosesi pemakaman pada malam ini juga di tempat pemakaman setempat agar almarhum dapat segera beristirahat dengan tenang.

​”Alhamdulillah, setelah menempuh proses yang cukup panjang, almarhum Deni sudah sampai di rumah duka dengan selamat. Rencananya langsung dimakamkan malam ini,” ujar Serka Yuda Wibawa kepada sukabumisatu.com.

Baca Juga  Marak Kasus TPPO di Kabupaten Sukabumi, Wabup Iyos: Desa dan Kelurahan Harus Hati-hati Berikan Rekomendasi

Apresiasi dan Rasa Syukur Keluarga

Serka Yuda Wibawa, S.H., mewakili keluarga besar almarhum, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan, baik secara moral maupun bantuan nyata dalam proses birokrasi kepulangan.

​”Kami mewakili pihak keluarga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Kemenlu, BP2MI, BP3MI, rekan-rekan media, serta semua pihak yang telah membantu mengawal kasus ini. Terima kasih telah membantu memulangkan Deni. Setidaknya kini keluarga merasa lega karena almarhum bisa dimakamkan dengan layak di kampung halamannya,” ungkap Yuda dengan penuh haru.

​Kepulangan Deni menjadi penutup dari rangkaian perjuangan keluarga mencari keadilan bagi warga Sukabumi yang menjadi korban dugaan TPPO di Kamboja. Kini, doa-doa terbaik dipanjatkan agar almarhum mendapat tempat terbaik di sisi-Nya.

Baca Juga  Tangis Keluarga Gadis Sukabumi yang Diduga Jadi Korban TPPO di China: “Anak Saya Dijual Rp 200 Juta”

Reporter: Maulana Yusuf

​Editor: Demi Pratama Adiputra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *