SUKABUMISATU.com – Ketegangan pecah di jalur perbatasan Indonesia-Malaysia! Langkah kilat nan dramatis ditunjukkan prajurit Satgas Pamtas RI-MLY Yonarmed 13/Nanggala/1/1 Kostrad bersama Bea Cukai Nanga Badau dalam menggagalkan potensi ancaman berdarah menjelang detik-detik peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
Dalam aksi sweeping mencekam yang digelar di wilayah Kecamatan Badau, Kabupaten Kapuas Hulu, Kamis (13/08/2026), tim gabungan berhasil membongkar rahasia gelap di dalam sebuah roda empat yang tengah melaju kencang!
Satu pucuk senjata api (senpi) rakitan jenis Bowman yang siap menyemburkan maut, lengkap beserta 4 butir amunisi aktif, berhasil disita dari seorang pengendara berinisial EMD yang tak bisa lagi berkutik.
Pencegatan Mencekam di Jalur Perumbang-Badau
Peristiwa tersebut bermula saat tim gabungan yang dipimpin Pos Kotis menyisir setiap sudut kendaraan yang melintas dari arah Perumbang menuju Badau. Suasana mendadak tegang ketika petugas menghentikan mobil yang dikendarai Saudara EMD.
Mata jeli para prajurit Kostrad dan petugas Bea Cukai tak bisa dikelabui. Saat digeledah secara menyeluruh, petugas menemukan benda logam mengerikan—sebuah senpi rakitan mematikan bertengger di dalam kendaraan tersebut!
Sentuhan Hukum Keras Tapi Humanis: Pelaku Luluh dan Menyerah!
Bukannya menghadapi perlawanan sengit, situasi panas itu justru berhasil diredam lewat taktik cerdas Perwira Hukum dan Perwira Intelijen Satgas. Lewat pencerahan hukum nan tajam mengenai Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951, nyali pemilik senjata seketika ciut!
Menyadari ancaman hukuman penjara yang mengintai dan bahaya mengerikan di balik senpi rakitan tersebut, Saudara EMD akhirnya pasrah. Tanpa perlawanan, ia menyerahkan senpi rakitan beserta amunisi maut itu secara sukarela dan langsung menandatangani berita acara penyerahan di hadapan petugas.
Pernyataan Tegas Dansatgas Yonarmed 13
Komandan Satgas (Dansatgas) Pamtas RI-MLY Yonarmed 13/Nanggala, Letkol Arm Rokib Hanafi, S.Sos., M.M., memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas kesiapsiagaan prajurit serta sinergi maut bersama Bea Cukai.
”Kami tidak akan memberi ruang sedikit pun bagi peredaran barang ilegal dan senjata berbahaya di garis batas negara. Satgas Pamtas Yonarmed 13/Nanggala berkomitmen memperketat barisan dan melipatgandakan intensitas pemeriksaan demi menyapu bersih segala bentuk ancaman keamanan!” tegas Dansatgas dengan nada mantap.
Langkah super sigap ini menjadi bukti nyata bahwa benteng pertahanan di garis depan NKRI tetap kokoh tak tertembus, demi menghadirkan rasa aman total bagi seluruh masyarakat perbatasan! (Suhendi Soex)












