Rabu,21 Februari 2024
Pukul: 16:58 WIB

Warga Net Heboh, Ada Aspal Kalah Tebal dari Bala-bala di Cibolang Sukabumi

Warga Net Heboh, Ada Aspal Kalah Tebal dari Bala-bala di Cibolang Sukabumi

Kamis, 18 Mei 2023
/ Pukul: 20:42 WIB
Kamis, 18 Mei 2023
Pukul 20:42 WIB
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

SUKABUMISATU.COM – Warga net di Sukabumi heboh dengan sebuah postingan pengerjaan jalan di Cikaroya, Desa Cibolang Kaler, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi. Sebuah video menunjukan aspal terlihat tipis, kalah tebal dengan makanan tradisional bala-bala atau bakwan beredar di media sosial.

Video diunggah salah satunya di akun instagram @ujangrahmat109. Rekaman memperlihatkan kondisi jalan yang ditambal sulam dengan menggunakan aspal.

Sebagai bentuk protes, pengunggah menaruh bala-bala di atas jalan yang tidak ditambal aspal. Tak lupa, dia juga menuliskan kalimat dalam postingannya tersebut.

Lokasi perbaikan jalan yang disebut warganet aspalnya kalah tebal dibanding bala-bala di Desa Cibolang Kaler, Desa Cisaat, Kabupaten Sukabumi. (Foto: CR1)

“Bala-bala Mang Ujang lebih tebal daripada Jalan Cikaroya, Cibolang Kaler, Cisaat, Sukabumi,” tulis postingan tersebut setelah disesuaikan.

Baca Juga  Somasi Dinas hingga Gubernur, Aliansi Aktivis Muda Sukabumi Soroti Proyek Perbaikan Jalan Rp 6,8 M di Cikembar

Informasi dihimpun, pengunggah diketahui, merupakan warga setempat, Ujang Rahmat (55). Dia menceritakan alasan di balik pembuatan video tersebut.

Ujang mengatakan, awalnya iseng mengambil gambar dan video saat ada perbaikan jalan desa. Menurut dia, perbaikan jalan itu sudah dilaksanakan sekitar seminggu yang lalu dengan sistem tambal sulam.

“Awalnya kan begitu saya lihat aspal jalan kok seperti ini. Padahal saya tegor yang kerja kang aspalnya jangan terlalu tipis, tebelin lagi, aduh ini mah tipis (dengan bahasa sunda), kata saya. Jadi saling tuding tukang, tuh ke si akang itu, ke si akang itu,” kata Ujang saat ditemui di kediamannya, Kamis (18/5/2023).

Baca Juga  Waspada! Jalan di Kecamatan Sukalarang Sukabumi ini Rusak Parah, Membahayakan Pengendara

“Ya sudah saya foto dan video. Kebetulan saya punya bala-bala diambil dan dibandingkan sama ketebalan bala-bala, gitu. (Ternyata lebih tebal bala-bala) jadi iseng,” sambung dia.

Ujang menuturkan, video itu sebagai salah satu bentuk protes warga karena perbaikan jalan terkesan asal-asalan. Protes itu juga sempat disampaikan kepada beberapa petugas desa.

“Saya juga sudah bicara ke mandor desa, ada dua orang ke kadus (kepala desa) sama pegawai desa. Saya bilang ke pegawai desa ngaspalnya yang bagus, jangan asal-asalan, eh ternyata kaya gitu. Karena itu tambal sulam, yang rusaknya saja diaspal,” tutur Ujang.

Baca Juga  Wabup Iyos: Program Pesantren Al Matuq Sejalan dengan Program Pemkab Sukabumi

Dia memperkirakan, panjang jalan yang diperbaiki sekitar 2 kilometer. “Tapi kan nggak semua, aclok-aclokan (sebagian),” pungkasnya.

Pihaknya berharap, pembangunan jalan tersebut dapat lebih baik kedepannya. Terlebih, jalan tersebut menjadi salah satu akses jalan desa yang sering dilewati warga.

Reporter: CR1 | Redaktur: Mulvi Mohammad Noor

Related Posts

Add New Playlist

Contact Person:
+62856-9788-7574 (HP/WA)