Selasa,26 Mei 2026
Pukul: 07:13 WIB

Truk Es Krim Terguling di Turunan Kebon Bolo Cibadak, Warga Keluhkan Jalan Rusak

Truk Es Krim Terguling di Turunan Kebon Bolo Cibadak, Warga Keluhkan Jalan Rusak

Sabtu, 28 Februari 2026
/ Pukul: 13:39 WIB
Sabtu, 28 Februari 2026
Pukul 13:39 WIB
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

SUKABUMISATU.com — Kecelakaan tunggal terjadi di ruas jalan penghubung Desa Sekarwangi dan Desa Tenjojaya, tepatnya di Kampung Kebon Bolo RT 03/10, Desa Sekarwangi, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Sabtu (28/02/2026).

​Sebuah mobil Colt Diesel L 300 Box bernomor polisi B 9048 SXT yang mengangkut es krim Glico Wings terbalik setelah hilang kendali saat melintasi jalan menurun di kawasan tersebut sekitar pukul 09.00 WIB.

Kronologi Kejadian

​Informasi yang dihimpun, armada distributor es krim tersebut tengah melaju dari arah Cibadak (Bantar Muncang) menuju Desa Tenjojaya untuk mendistribusikan barang ke warung-warung.

Baca Juga  Truk Rem Blong Tabrak Mobil Box di Simpang Ratu Cibadak, Trotoar Ikut Rusak

​Namun, saat melintasi turunan tajam di Kebon Bolo, mobil tiba-tiba hilang kendali. Kendaraan sempat menghantam tembok gerbang pabrik batu kapur sebelum akhirnya terkapar ke arah kanan dan menutup akses jalan desa.

​”Mobil datang dari arah Bantar Muncang. Pas di turunan ini tiba-tiba oleng, nabrak tembok gerbang, terus terbalik menutup jalan,” ujar salah seorang warga di lokasi kejadian.

Evakuasi Dramatis oleh Warga

​Meski posisi mobil menutupi badan jalan, beruntung sang sopir, Pian Sopiyan (45), bersama kernetnya dilaporkan selamat tanpa mengalami luka serius.

Baca Juga  Jalan Penghubung Tiga Kecamatan di Sukabumi Putus Akibat Bencana, Warga Harapkan Perbaikan Segera

​Proses evakuasi kendaraan berlangsung cukup dramatis. Warga Kampung Kebon Bolo bergotong-royong mengevakuasi mobil box tersebut menggunakan peralatan seadanya. Dengan bantuan dua unit truk, tali, dan takel rantai, mobil berhasil dikembalikan ke posisi semula setelah hampir dua jam proses evakuasi.

Soroti Kondisi Infrastruktur

​Kejadian ini kembali memicu reaksi warga terkait kondisi infrastruktur jalan yang memprihatinkan. Wawan (50), warga setempat, menyebutkan bahwa jalur tersebut memang rawan kecelakaan karena kondisi aspal yang rusak parah.

​”Jalan ini sudah lama rusak. Dari area makam sampai Kampung Cibatu Hilir itu cuma ditambal pakai batu kapur. Kami harap pemerintah desa atau dinas terkait segera memperbaiki, jangan sampai nunggu ada korban jiwa lagi,” tegas Wawan.

Baca Juga  Ironi Dana Hibah Rp 67 Miliar di Sukabumi: Guru P3K Gigit Jari, Jalan Kabupaten Mirip Kubangan

​Hingga berita ini diturunkan, arus lalu lintas di lokasi kejadian sudah kembali normal setelah mobil berhasil dievakuasi ke pinggir jalan.

Reporter: Suhendi Soex

Editor: Demi Pratama Adiputra

Related Posts

Add New Playlist

Contact Person:
+62856-9788-7574 (HP/WA)