SUKABUMISATU.COM, PASURUAN – Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPOM RI), Prof. dr. Taruna Ikrar, M.Biomed., Ph.D., melakukan kunjungan kerja ke pabrik PT Amerta Indah Otsuka yang berlokasi di Kejayan, Pasuruan, Jawa Timur, Kamis (9/7/2026).
Kunjungan ini dilakukan sebagai bentuk apresiasi langsung atas komitmen produsen minuman nutrisi tersebut dalam menerapkan sistem manajemen risiko keamanan pangan secara mandiri dan berkelanjutan. Sebelumnya, PT Amerta Indah Otsuka resmi menerima Sertifikat Izin Penerapan Program Manajemen Risiko (IP PMR) Pangan Olahan dari BPOM pada 15 Juni 2026 lalu.
Dorong Self-Regulatory System di Industri Pangan
Dalam kunjungannya, Kepala BPOM RI meninjau langsung proses produksi serta melihat implementasi budaya mutu (quality culture) yang diterapkan di dalam pabrik.
Prof. Taruna Ikrar menjelaskan bahwa Program Manajemen Risiko merupakan bagian dari transformasi pengawasan pangan nasional. Skema ini mendorong pelaku usaha untuk menerapkan self-regulatory system atau sistem pengendalian internal yang kuat.
”PT Amerta Indah Otsuka menunjukkan bahwa kepatuhan terhadap regulasi dapat berjalan seiring dengan budaya mutu yang berkelanjutan. Kami berharap praktik baik seperti ini dapat menjadi inspirasi bagi industri pangan olahan lainnya dalam memperkuat keamanan pangan nasional,” ujar Prof. Taruna Ikrar.
Komitmen Jangka Panjang dan Budaya Mutu Otsuka
Sementara itu, Corporate Affairs & Legal Director PT Amerta Indah Otsuka, Bapak Tri Junanto Wicaksono, menyambut baik kunjungan regulatori tertinggi di bidang obat dan makanan tersebut. Menurutnya, raihan Sertifikat IP PMR ini adalah buah dari komitmen jangka panjang perusahaan.
Tri Junanto menegaskan, bagi Otsuka, kepatuhan bukan sekadar memenuhi syarat regulasi, melainkan sudah menjadi bagian dari filosofi kerja perusahaan, yaitu “Otsuka people creating new products for better health worldwide”.
”Kepercayaan masyarakat merupakan aset yang paling berharga bagi kami. Kunjungan Kepala BPOM hari ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan budaya kepatuhan dan memperkuat sistem manajemen risiko,” ungkap Tri Junanto.
Ia juga menambahkan bahwa hubungan antara PT Amerta Indah Otsuka dan BPOM selama ini berjalan sangat baik karena dibangun di atas fondasi:
- Transparansi yang tinggi.
- Komunikasi yang konstruktif.
- Komitmen bersama dalam menjaga kepercayaan konsumen.
Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang nutrisi berbasis kesehatan, PT Amerta Indah Otsuka memastikan akan terus memperkuat quality culture dan bersinergi dengan BPOM. Langkah ini diharapkan mampu mendorong industri pangan olahan Indonesia yang tidak hanya aman, tetapi juga berdaya saing di kancah internasional.
Reporter: Suhendi Soex
Editor: Demi Pratama Adiputra












