CIBITUNG – Setelah sempat dinyatakan hilang selama tiga hari, Ade Rustandi (57), seorang petani asal Kampung Cibodas RT 02/01, Desa Banyumurni, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Sukabumi, akhirnya ditemukan dalam kondisi selamat, Rabu (08/04/2026).
Korban ditemukan oleh Tim SAR gabungan dalam kondisi lemas setelah diduga tersesat di sekitar kawasan aliran Sungai Ciseureuh.
Informasi yang dihimpun, kronologi kejadian bermula saat Ade berangkat dari rumahnya pada Minggu (05/04/2026) sekira pukul 09.00 WIB. Tujuan utamanya adalah menjala ikan di Curug Muara Sodong, aliran Sungai Ciseureuh, Desa Cibodas.
Relawan Tim Reaksi Cepat (TRC) Rapi Sukabumi, Odo Sudrajat, mengungkapkan bahwa korban sempat mengajak rekannya sebelum berangkat, namun rekan korban tidak bisa ikut mendampingi.
”Korban berangkat sendiri. Namun hingga malam hari, korban tak kunjung pulang sehingga pihak keluarga panik dan melapor kepada warga serta pihak terkait,” ujar Odo kepada SUKABUMISATU.com, Rabu (08/04/2026).
Upaya pencarian intensif dilakukan sejak laporan diterima. Tim SAR gabungan yang terdiri dari Anggota Koramil 2214/Surade, Polsek Surade, BPBD, P2BK, Relawan RAPI, perangkat desa, serta warga setempat menyisir aliran sungai.
Titik terang mulai muncul saat warga menemukan barang-barang milik korban berupa botol air mineral dan sisa makanan ringan di atas sebuah batu besar (Batu Geude). Lokasi tersebut diduga kuat menjadi tempat korban beristirahat sebelum akhirnya kehilangan arah.
”Setelah dilakukan pencarian menyisir aliran sungai, pada hari Rabu pukul 11.00 WIB, korban akhirnya berhasil ditemukan di sekitar Leuwi Kopeng, Desa Cibodas. Kondisinya lemas karena diduga tersesat dan tidak tahu arah jalan pulang,” tambah Odo.
Petugas gabungan langsung melakukan evakuasi terhadap korban untuk dibawa ke kediamannya agar segera mendapatkan penanganan medis. Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian secara resmi dihentikan.
Atas kejadian ini, petugas mengimbau kepada masyarakat agar lebih waspada dan berhati-hati saat beraktivitas di area hutan maupun aliran sungai, terutama jika dilakukan seorang diri.
Reporter: Maulana Yusuf
Editor: Demi Pratama Adiputra












