SUKABUMISATU.COM – Penemuan mayat laki-laki yang kondisinya sudah membusuk di lahan Perhutani Petak 2 Blok Cibangsa, Desa Cidahu, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Sukabumi ( seperti diberitakan Sukabumi satu.com, Rabu 21/02/2024 ), terkuak.
Berdasarkan keterangan dari pihak kepolisian, identitas mayat tersebut bernama Ganda Bin Kani, usia 54 tahun, dan berprofesi sebagai petani. Ganda merupakan warga Kampung Cigaronggong RT 004/008, Desa Bojongsari, Kecamatan Jampangkulon, Kabupaten Sukabumi.
Terkuaknya identitas korban setelah ada warga yang datang ke RSUD Jampangkulon, untuk memastikan mayat tersebut, dan ternyata mayat tersebut diakui pihak keluarga. Setelah dilakukan pemulasaraan, pihak keluarga langsung membawanya untuk langsung dimakamkan.
Salah seorang keluarga korban, Yuningsih ( 43 ) menuturkan, ia mengenali korban dari pakaian dan sandal yang dikenakannya. Selain itu, ada ciri khusus yang paling dikenalinya yaitu korban selalu menggunakan tali rapia sebagai ikat pinggangnya.
“Yang paling saya kenali adalah pada bagian telinga ada robekan, dan bagian tangannya yang bengkok, ” beber Yuningsih.
Semasa hidupnya Ganda selain bekerja sebagai petani ia kadang nyambi sebagai pemulung. Ini diakui oleh Haji Odo, seorang juragan rongsok di Surade.
“Saya kenal orang itu, dia bekas anak buah saya,” kata Haji Odo.
Sementara, kata D Suryadin (30) warga Kampung Cidahu yang juga mengenal Ganda menuturkan, Ganda minggat dari rumahnya pada hari H pencoblosan, Rabu ( 14/02/2024 ). Ganda pergi karena ada permasalahan keluarga.
Pihak keluarga sudah melakukan upaya pencarian salah satunya dengan cara memposting informasi di media sosial Facebook.
Pada hari Jumat, ( 16/02/2024 ), sempat ada orang yang melihatnya. Saat itu Ganda tengah berada di Kampung Cicurug.
” Waktu itu ada yang melihat korban sedang berada di Cicurug, yang melihatnya bernama pa Iwan. Oleh Pa Iwan korban sempat ditawari nasi, namun menolaknya dan pergi entah kemana, ” tutur Suryadin.
Reporter: Jajang Suhendar











