Diduga jadi Korban Hipnotis, Ibu Muda Asal Kebonpedes Sukabumi Dilaporkan Hilang

Foto: Riza Fauzi.

SUKABUMISATU.com – Seorang ibu muda asal Kecamatan Kebonpedes, Kabupaten Sukabumi dilaporkan hilang tanpa kabar. Sang suami menduga, istrinya menjadi korban hipnotis.

Ibu muda dari dua orang anak itu diketahui bernama Sri Fatimah (26). Sang suami, Agus Muhammad Sutisna (28) melaporkan ihwal hilangnya sang istri ke Polsek Kebonpedes.

“Dia pergi tanpa pamit. Sebenarnya tidak ada masalah apa-apa, cuman memang istri saya terlihat berbeda gelagatnya setelah pulang dari Jakarta. Dia terlihat linglung,” kata Agus kepada sukabumisatu.com, Minggu (19/3/2023).

Sri pamit saat kondisi rumah sedang kosong. Saat itu, Agus juga sedang berada di tempat kerja.

Agus mengatakan, kepergian sang istri diselimuti hal yang janggal. Semenjak pulang ke Kebonpedes setelah bekerja sebagai asisten rumah tangga di Jakarta selama tiga bulan setengah, sikap Sri menjadi aneh baginya.

Baca Juga  Pura-pura Hendak Beli Motor via Facebook, Pria Asal Nyalindung Diringkus Warga di Cisaat Sukabumi

Agus mencurigai sang istri jadi korban hipnotis. Hal itu ketahui setelah Sri sempat bercerita tentang suatu hal yang berkaitan dengan seorang pria asal Palembang.

“Istri saya itu jadi seperti merasa terancam, tertekan. Tapi dia tidak cerita lebih rinci soal ini, saya curiga istri saya jadi korban hipnotis,” kata dia.

“Dia jadi linglung, sempat ngomong katanya dimintai uang sama orang Palembang,” tuturnya.

Agus bercerita, Sri pulang ke Sukabumi kurang lebih sepekan yang lalu. Selama itu, kelakuan Sri juga cenderung aneh bagi Agus.

Baca Juga  Cerita Warga Soal Pasar Monyet, Eks Tempat Prostitusi Legendaris di Palabuhanratu Sukabumi

Terkadang sri tiba-tiba tertawa lalu menangis. Namun Sri belum mengungkap semua hal yang Ia alami.

“Seperti orang depresi, tertekan, kadang nangis kadang ketawa. Saya yang jagain dia, saya yang rawat dia lagi sakit, makan saya suapin,” ungkapnya.

Kini Agus berharap kepada pihak kepolisian segera menemukan istrinya. Selama dua hari terakhir, dia pun sudah berusaha mencari namun tak juga kunjung ditemukan.

“Saya sama keluarga masih mencari terus, dari Kebonpedes sampai Cibadak. Orang tua keluarga besan juga sudah ngasih kabar tapi enggak ada. Sampai saya telepon ke majikannnya juga nggak ada,” jelasnya.

Reporter: Riza Fauzi | Redaktur: Mulvi Mohammad Noor

Baca Juga  Lalin Macet! Truk Kontainer Angkut 27 Ton Batu Alam Mogok di Tanjakan Pamuruyan Sukabumi

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *