SUKABUMISATU.com – Pemerintah Kecamatan Cibadak kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan pelayanan publik melalui program “SAMAWA” (Selasa Menyapa Warga). Puncak kegiatan yang digelar pada Selasa (22/07/2025) ini ditandai dengan peresmian jalan lingkungan di Kampung Situsaeur, RW 011, Kelurahan Cibadak.
Camat Cibadak, Mulyadi, S.Pd.I., KP., M.Si., hadir langsung untuk meresmikan jalan lingkungan yang telah selesai diaspal tersebut. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa program SAMAWA merupakan wujud kehadiran pemerintah dalam mendengar dan menjawab langsung kebutuhan masyarakat di wilayahnya.
“Kami ingin memastikan bahwa pemerintah hadir dan mendengar. Inilah semangat dari SAMAWA,” ungkap Mulyadi di hadapan warga yang hadir.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah tokoh dan pejabat lintas sektor, antara lain Lurah Cibadak Ridwan Kurniawan, S.Kep., Ners., Kabid Penataan dan Penetapan Hari Ramdani S.Ip, dr. Dini dari Puskesmas Sekarwangi, serta perwakilan dari UPTD Dalduk, KUA, LPMK, Komunitas Kawan Hijau, dan UPTD Peternakan. Selain itu, unsur keamanan wilayah pun turut mendukung jalannya kegiatan, seperti Danramil Cibadak Kapten Edi Rosana dan Bhabinkamtibmas Polsek Cibadak Aipda Emin.
Peresmian jalan lingkungan ini menjadi salah satu hasil nyata dari sinergi antar instansi dalam menjawab kebutuhan dasar warga. Jalan yang sebelumnya dalam kondisi rusak, kini telah mulus dan dapat digunakan dengan nyaman, terutama bagi warga sekitar Masjid Al-Ikhlas.
Ketua RW 011, Tedi, mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah terlibat dalam pembangunan jalan lingkungan tersebut.
“Dengan jalan yang sudah diaspal ini, mobilitas warga menjadi lebih lancar. Terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dan menghadirkan program seperti SAMAWA yang benar-benar bermanfaat,” ujarnya.
Masyarakat setempat menyambut kegiatan ini dengan antusias. Mereka berharap program SAMAWA dapat terus dilaksanakan secara berkesinambungan dan menjangkau wilayah-wilayah lain di Kecamatan Cibadak. Kolaborasi yang dibangun antara pemerintah, masyarakat, dan unsur keamanan dianggap mampu memperkuat ikatan sosial sekaligus mempercepat pemerataan pembangunan infrastruktur di wilayah tersebut.











