SUKABUMISATU.com, Cidahu – Pemerintah Kabupaten Sukabumi resmi menutup rangkaian kegiatan Muhibah Ramadan 1447 Hijriah di Masjid Jami As-Salafiah, Kampung Pasirengit, Desa Jayabakti, Kecamatan Cidahu, baru-baru ini.
Dalam momentum penutupan Safari Ramadan di kecamatan kesepuluh tersebut, Bupati Sukabumi, H. Asep Japar, memberikan catatan khusus mengenai kondisi infrastruktur di wilayahnya. Ia mengungkapkan bahwa tingkat kemantapan jalan di Kabupaten Sukabumi saat ini baru menyentuh angka 62 persen.
”Persentase itu dihitung dari total panjang jalan kabupaten yang mencapai kurang lebih 1.400 kilometer,” ujar pria yang akrab disapa Asjap tersebut di hadapan tokoh masyarakat dan jajaran Forkopimcam Cidahu.
Fokus Pembangunan Tahun 2026
Meski angka tersebut menunjukkan masih adanya pekerjaan rumah yang besar, Bupati meminta masyarakat untuk tidak berkecil hati. Ia menegaskan bahwa tahun 2026 akan menjadi tahun akselerasi pembangunan fisik.
“Insya Allah pada tahun 2026 akan ada banyak pembangunan, baik itu infrastruktur jalan, irigasi, rutilahu, maupun pembangunan lainnya,” tegasnya.
Bupati menambahkan, di masa kepemimpinannya bersama Wakil Bupati H. Andreas, target peningkatan konektivitas antarwilayah tetap menjadi prioritas utama hingga akhir masa jabatan.
Tak Hanya Fisik, SDM Jadi Sorotan
Selain urusan aspal dan beton, Pemkab Sukabumi juga menitikberatkan pada kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). Salah satu program unggulan yang terus digulirkan adalah bantuan beasiswa bagi warga lokal yang ingin melanjutkan studi ke jenjang perguruan tinggi.
”Kami baru satu tahun memimpin. Mohon doanya agar dalam empat tahun ke depan, kemantapan jalan dan kualitas SDM kita terus meningkat,” tambah Asjap.
Menjaga Kekompakan Pimpinan
Di tempat yang sama, Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas menekankan pentingnya harmonisasi di jajaran eksekutif. Ia memastikan dirinya dan Bupati selalu berjalan beriringan dalam mewujudkan visi misi kabupaten.
”Kami menyadari masih banyak kekurangan, namun dengan kekompakan bersama Pak Bupati, insya Allah tanggung jawab berat ini akan terasa lebih ringan,” pungkas Andreas.
Acara penutupan Muhibah Ramadan ini turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah (Sekda), jajaran anggota DPRD Kabupaten Sukabumi, serta para tokoh agama setempat.
Reporter: Chuba Yusuf
Editor: Demi Pratama Adiputra








