SUKABUMISATU.com – Sore itu, Sabtu (8/1/2026), langit Sukabumi menjadi saksi bisu sebuah tragedi yang memilukan. Ari (27), pemuda yang dikenal hangat di lingkungannya, harus meregang nyawa dalam sebuah kecelakaan maut yang menyisakan duka mendalam bagi rekan dan keluarganya.
Sosok Hangat yang Kini Telah Tiada
Kepergian Ari bukan sekadar angka dalam statistik kecelakaan jalan raya. Di mata sahabatnya, Angga (27), Ari adalah sosok yang dekat dan gemar berbagi. Tak ada yang menyangka bahwa momen Ari meminjam jaket sore itu akan menjadi interaksi terakhir mereka.
”Dia sering makan bareng setiap malam di rumah. Anak baik, hubungan sosialnya dengan kami sangat dekat,” kenang Angga dengan nada lirih, masih seolah tak percaya sahabatnya telah pergi begitu cepat.
Detik-Detik Tragedi di Jalan Raya
Peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 16.30 WIB. Ari yang tengah memacu sepeda motor Suzuki Satria FU miliknya, kehilangan kendali dan menghantam bagian belakang sebuah angkutan kota (angkot).
Benturan keras tersebut melemparkan tubuh Ari ke sisi kanan jalan. Naas, di saat yang bersamaan, sebuah mobil box meluncur dari arah berlawanan. Tubuh Ari tak sempat menghindar, dan benturan kedua pun tak terelakkan.
Jejak yang Hilang di Tengah Keramaian
Ironisnya, alih-alih menghentikan laju kendaraan untuk memberikan pertolongan, pengemudi mobil box tersebut justru tancap gas. Kepergian mobil box yang misterius itu meninggalkan Ari yang tergeletak tak berdaya di badan jalan dengan luka berat.
Warga yang menyaksikan kejadian tersebut sempat tersulut emosi melihat tindakan tidak bertanggung jawab sang sopir. Ari dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian sebelum sempat mendapatkan perawatan medis.
Menanti Keadilan dari Balik Kemudi
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih berjibaku melakukan penyelidikan. CCTV di sekitar lokasi dan keterangan saksi-saksi dikumpulkan untuk melacak identitas mobil box serta sopir yang melarikan diri tersebut.
Kasus tabrak lari ini kembali menjadi tamparan keras bagi ketertiban lalu lintas di Sukabumi. Warga berharap, nurani sang pengemudi tergugah atau pihak berwajib segera menyeret pelaku ke meja hijau untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.
Reporter: Suhendi Soex
Editor: Demi Pratama Adiputra






