Pastikan Kesiapan Proyek 2026, Dinas PU Kabupaten Sukabumi Gelar Pre-Construction Meeting

Pree Constructing Meeting (PCM) Dinas PU Kabupaten Sukabumi, Bidang Bina Marga. (Istimewa)

SUKABUMISATU.com – Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Sukabumi melalui Bidang Bina Marga menyelenggarakan Pre-Construction Meeting (PCM) guna memastikan kesiapan pelaksanaan proyek infrastruktur tahun anggaran 2026. Pertemuan tersebut berlangsung di UPTD Bengkel dan Laboratorium (Benglap), Jalan Pangleseran, Kecamatan Cikembar, Rabu (4/6/2026).

​Kegiatan PCM ini diadakan untuk menyamakan persepsi serta menyepakati berbagai aspek teknis dan administratif dalam pelaksanaan kontrak. Forum tersebut dihadiri oleh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), kontraktor pelaksana, konsultan pengawas, beserta unsur teknis terkait.

​Agenda utama pertemuan meliputi pembahasan ruang lingkup pekerjaan, jadwal pelaksanaan, metode kerja, hingga langkah antisipasi terhadap kendala potensial di lapangan. Selain itu, dibahas pula mengenai linimasa mobilisasi alat dan personel, program mutu pekerjaan, tata cara administrasi, mekanisme pelaporan, serta penanganan kendala teknis maupun sosial selama proyek berjalan.

Baca Juga  Banjir Rendam Jalan, Forum Cidahu Bersatu Bergerak Mandiri Perbaiki Infastruktur Yang Rusak

​Salah satu perwakilan rekanan pelaksana yang hadir menjelaskan bahwa tahapan PCM ini sangat krusial sebelum pekerjaan fisik dimulai. Menurutnya, pertemuan ini memastikan seluruh pihak memiliki pemahaman yang seragam terhadap dokumen kontrak, spesifikasi teknis, dan gambar kerja agar implementasi di lapangan berjalan efektif dan reguler.

​Pada kesempatan yang sama, Kepala Bidang Bina Marga Dinas PU Kabupaten Sukabumi, Dudu Wahyudi, menegaskan bahwa mutu dan akuntabilitas harus menjadi prioritas dalam setiap tahapan pengerjaan. Ia memaparkan terdapat tujuh titik alokasi proyek yang akan direalisasikan pada tahun anggaran ini.

Baca Juga  Proyek Jalan Provinsi di Nyalindung Ricuh, Rumah Warga Dirobohkan Tanpa Sosialisasi

​”Terdapat tujuh titik alokasi pekerjaan yang akan dilaksanakan. Kami menekankan kepada seluruh rekanan agar setiap kegiatan dilakukan sesuai spesifikasi teknis, menjaga kualitas dan kuantitas pekerjaan, serta dapat dipertanggungjawabkan dengan baik,” pungkas Dudu. (Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *